2.10.2016

Perayaan Tahun Baru Korea "Seollal" di Korean Cultural Center


Selamat Tahun Baru Korea, Seollal chukha hamnida chingudeul..

Ceritanya masih belum bisa Move On nih dari libur Imlek kemarin, meskipun pas tanggal merahnya saya masih harus masuk kerja dan tidak bisa menikmati liburan seperti normalnya orang-orang kebanyakan, tapi jadwal kerja saya yang anti mainstream terkadang memberi keuntungan yang lain, misalnya saja pas libur imlek kemarin, saya bisa libur H+1 imlek. Kebetulan sekali Korean Cultural Center mengadakan acara perayaan Seollal H+1 imlek jadi saya bisa menikuti perayaan tersebut.
Apa sih Seollal itu ?? Ko saya malah sebut-sebut Imlek juga sii, nah saya juga baru tahu lhoh ada tradisi Seollal ini.
nah saya akan berbagi cerita pengalaman pertama saya mengikuti Perayaan Tahun Baru Korea atau Seollal di Korean Cultural Center Jakarta.

Jadi Seollal adalah Tahun Baru Korea yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek yang jatuh di tanggal 1 bulan 1 di kalender Lunar. Di korea sendiri Seollal dirayakan secara meriah sehingga hari libur berlangsung selama 3 hari karena dianggap lebih penting daripada hari tahun baru kalender Grogerian.

Di KCC (Korean Culture Center) setiap tahunnya selalu mengadakan acara perayaan Seollal, acaranya seru dan juga menambah pengetahuan kita mengenai kebudayaan Korea, tujuan KCC memang mengenalkan kebudayaan Korea pada Negara-negara lain termasuk Diindonesia.

Saya mengetahui info acara dari update-an admin di Fan Page Korean Cultural Center , yang mau datang tidak perlu registrasi dulu bisa langsung datang ke Equity Tower Lt. 17. Acaranya dimulai pukul 13.30, saya sudah janjian sama teman pergi bareng dan sebelum acara dimulai kami sudah sampai di TKP. Ternyata disana sudah banyak yang datang, saya kira karna acaranya di hari dan jam kerja acara bakalan sepi ternyata lumayan rame. Setelah mengisi buku tamu kami dipersilahkan masuk dan bergabung bersama pengunjung yang sudah datang lebih dulu.

su jin ssi sebagai pembawa acara
Pukul 13.30 acara pun dimulai yang membuka acara ini dan sekaligus sebagai MC adalah Su jin ssi, orang korea asli lhoohh ngomong indonesianya aja masih belepotan belum lancar.
Kami kemudian diminta membuat kelompok untuk acara Games, satu kelompok berisi 5 orang. Karena saya Cuma datang berdua sama temen jadinya kami gabung sama kelompok lain yang masih kurang personil, jadilah punya temen baru meskipun saya lupa gk minta no hp ataupun pin bb.. hhee
 
salahsatu gambar kebudayaan korea
Panitia sudah menyiapkan 8 Booth untuk masing-masing kelompok datangi, nah di setiap booth kita dijelaskan beberapa kebiasaan yang dilakukan masyarakat korea.
Mau tau kan apa aja yang ada di booth perayaan seollal kali inii.. yuuk ahh jangan lama-lama prolognya.
  1.    Booth Gonggi Nori
Gonggi Nori adalah permainan popular anak-anak di korea yang dimainkan dengan menggunakan 5 atau lebih batu atau kerikil, namun kemarin pada saat mencoba GonggitDol-nya menggunakan bahan kayu. oiya batu-batu yang digunakan disebut GonggitDol (공깃돌) yang berarti “Batu Gonggi”. Cara memainkannya sama seperti bola BEKEL, hanya saja Gonggi Nori ini tidak menggunakan Bola karet.
Sumber: https://www.pinterest.com/pin/521925044294887535/
GonggiNori
  1.  Booth Pohon Pengharapan (Sonamoo)
Assiik .. ternyata udah disediaan pohon pengharapan disini, kita boleh menuliskan apa saja harapan kita di tahun ini dan mengikatkannya di pohon pengharapan. Saya sendiri menuliskan dua harapan yang refleks saya tulis, padahal aslinya mah banyak banget wishlist yang pengen ditulis.. hhee
pohon pengharapan
  1.   Booth YutNori
Yut adalah permaian keluarga yang sering dimainkan saat Festival . Yut-nori telah popular di Korea selama ribuan tahun. Anak-anak di Korea memainkan permainan tradisional ini pada tahun baru Imlek dan bulan purnama pertama. Permainan ini melibatkan empat orang pemain atau tim. Yut dimainkan dengan cara melemparkan tongkat di udara untuk giliran masing-masing tim. Bentuk permainannya hampir seperti permainan ular tangga atau monopoli.

su jin ssi sedang mencontohkan YutNori
  1. Booth Paengchigi 
Paengichigi adalah permainan gasing tradisional dari Korea. Paengchigi memiliki makna "main gasing".  Permainan ini lebih populer di kalangan anak laki-laki, terutama pada saat musim dingin dimana mereka berlomba-lomba memutar gasing di atas esyang membeku.
Paeng (gasing) berbentuk kerucut yang diukir dari potongan kayu keras seperti cemara. Sisinya dilukis dengan gambar-gambar berwarna warni seperti lambang taegeuk merah-biru lalu diberi lapisan lilin. Sebagai pemutar, benang yang dililitkan di sekelilingnya terbuat dari sutera yang panjangnya 50 cm. Gasing yang diukir dengan kerucut yang sempurna akan berputar lebih lama karena seimbang posisinya. Saat ini sudah banyak gasing yang diproduksi oleh mesin.
Sekelompok anak-anak seringkali saling beradu main gasing. Kegiatan ini dinamakan paengissaum (lomba main gasing) dimana mereka saling beradu memutar gasing terlama, memutarnya ke jarak terjauh, saling menubrukkan sampai salah satunya jatuh dan sebagainya.
Asal mula permainan memainkan gasing di Korea tidak begitu diketahui, namun diperkirakan sudah ada sejak zaman Tiga Kerajaan Korea (57 SM-935 M).< Dari Korea, paengchigi diperkenalkan ke Jepang sekitar tahun 720 M menurut catatan sejarah kuno Jepang.[1]
sumber:http://news.mofat.go.kr/enewspaper/articleview.php?master=&aid=1743&ssid=23&mvid=626
  1. Booth Sebae
Sebae adalah cara memberi hormat kepada orang tua, kakek dan nenek pada tahun baru. Anak-anak mengucapkan salam tahun baru sambil membungkukan badan
Saehae Bok Manhi Badeuseyo
Semoga engkau mendapatkan banyak keberuntungan ditahun baru
Di booth sebae ini kami diajarkan cara memberi hormat yang benar, ternyata posisi badan              bagi perempuan dan laki-laki berbeda saat hormat.

·         Wanita

Jadi untuk wanita posisi tangan kanan berada diatas tangan kiri, kemudian posisi badan turun sampai lutut menyentuh lantai, posisi membungkuk bagi wanita hanya setengah badan, posisi kaki sebaliknya dari posisi tangan yaitu kaki kiri diatas dan kaki kanan dibawah.

·         Pria

Posisi hormat bagi pria adalah tangan kiri berada diatas dan tangan bawah berada dibawah, badan turun smpai lutut menyentuh lantai kemudian posisi badan membungkuk seluruh badan, dan posisi kaki sebaliknya dari tangan yaitu kaki kanan diatas dan kaki kiri dibawah.

  1.   Booth Tteokguk
Tteokguk adalah Guk yang isinya kue beras. Tteokguk bermakna sup kue beras, biasa disajikan pada hari raya seollal atau tahun baru imlek di korea. Isi masakan ini yang terutama adalah tteok ditambah kucai, daging sapi, dan telur goring. Jika sudah masak, kue beras akan terlihat mengambang dalam kuah dan siap untuk disajikan. Selain dimakan pada seollal, tteokguk dinikmati pula pada hari Daeboreum.
Sayangnya saat saya dan teman kelompok mampir ke booth ini tteokguknya sudah habis, jadi tidak bisa ikut mencicipi tteokguknya.

Tteokguk atau sup kue beras
Sumber : http://kenterin.net/article/9347i
  1.   Booth Hanbok
Hanbok adalah pakaian tradisional masyarakat korea. Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku.

Disini kami dijelaskan bagian-bagian hanbok dan bagaimana langkah-langkah memakai hanbok.
Saya baru tau juga lho kalo hanbok ini banyak bagiannya, saya kira kayak dress biasa,, hhee .. norak banget gk sih saya.
salahsatu panitia sedang mempraktekanlangkah-langkah memakai hanbok
Bagian hanbok wanita 
  • Jeogori yaitu bagian atas hanbok (baju). Jeogori berbentuk seperti rompi lengan panjang sebatas dada  dan memiliki tali Jeogori untuk wanita ukurannya agak pendek, ditandai dengan garis lengkung dan  dekorasi yang lembut.
  • Dong Jeong yaitu bagian kerah yang berwarna putih.
  • Otgoreum yaitu pita yang dipakai pada hanbok wanita. Otgoreum berfungsi seperti kancing yang berukuran panjang dan menjuntai hingga kebagian rok.
  • Chima yaitu bagian rok dari Hanbok. Lapisan rok ini ada yang tunggal da nada pula yang berlapis.
  •   Pattern yaitu bentuk dan susunan gambar, garis serta perpaduan warna.§  Beoseon yaitu kaos kaki wanita yang digunakan saat menggunakan Hanbok.


Bagian Hanbok pria.
§  Jeogori yaitu bagian atas hanbok pria yang berukuran lebih besar daripada jeogori wanita.
§  Sokgui yaitu bagian dalam jeogori pria.
§  Beoseon yaitu kaos kaki pria yang berwarna putih.
§  Kkotsin yaitu sepatu pria

Setelah mendengar penjelasan dan melihat cara menggunakan hanbok, kami diberikan kesempatan untuk mencoba sendiri hanbok secara bergantian dan kemudian melakukan foto studio untuk mengabadikan moment ini. Saya senang sekali bisa mencoba memakai hanbok, tapi sayangnya karena hanbok yang disediakan terbatas dan peminatnya sangat banyak jadi waktu yang diberikan hanya sebentar karena harus gantian dengan yang lain.
hanbok experience
  1. Booth yang terakhir adalah Booth Charye.
Charye adalah suatu tradisi menyediakan meja dengan makanan untuk dipersembahkan kepada nenek moyang dirumah. Tujuan menghormati nenek moyang, karena orang korea yakin leluhur yang sudah meninggal masih melindungi keturunannya. Makanan yang dihidangkan bukanlah makanan yang sembarangan penataannya pun sudah ada aturannya, diantaranya : sebelah utara kue nasi dan sup, sebelah selatan buah dan sayuran, sebelah barat dan tengah hidangan daging ikan, timur kue beras minuman.

Selesai mengunjungi semua booth tiba waktunya games dimulai, ada 15 pertanyaan yang dibacakan oleh su jin ssi, ahh kelompok saya keduluan terus sama yang lain.
pemenang games
Ini nih para pemenang gamesnya, ada 3 kelompok. Hadiahnya souvenir dari korea.
Setelah acara selesai kami diperbolehkan mencicipi camilan khas seollal, ada 3 camilan yang disajikan
kue beras
snack

Bagi yang belum mencoba memakai hanbok diperbolehkan mengantri lagi, diberikan waktu sampai KCC tutup, dan antusiasme para pengunjung tak lekang oleh waktu, maju terus pantang mundur .. hihiii
pengunjung antri mencoba hanbok

numpang eksis sebentar
Sekian cerita  perayaan seollal 2016 dari saya, semoga keberuntungan selalu bersama kita.
Kamsahamnida.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar yang positif yaa.. Jangan ragu untuk memberi saran dan tanggapan positif, untuk curhat pengalaman juga boleh feel free selama masih sopan
Salam hangat dari Mojang Ciamis

COPYRIGHT © 2017 · MUDRIKAH STORIES | THEME BY RUMAH ES