11.12.2017

Keajaiban Dongeng dalam Festival Dongeng Internasional Indonesia 2017

"Bibi gak bawa buku cerita lagi buat akhdan? " salah satu pertanyaan ponakanku akhdan yang berusia 3.5 tahun saat kali terakhir aku berkunjung kerumah kakak akhir september kemarin.
"Iya gak bawa, nanti ya bibi beliin lagi" jawabku.
"Iya yang majalah bobo aja bi" kakanya, Tatha  ikut berbicara.
"Iya nanti ya kalo bibi main lagi, bibi bawain buku cerita lagi ya".
Sebenarnya aku ingin mencoba mengenalkan buku sejak dini pada ponakanku, salah satu caranya dengan membawakan majalah bobo yang berisi cerita-cerita anak-anak. Memang sih majalah itu tidak bertahan lama, langsung rusak dipakai rebutan oleh dua ponakanku, tapi aku senang minimal mereka bisa beralih sebentar dari menonton film di televisi.


Menurutku cerita-cerita dongeng bisa membuat imajinasi anak-anak lebih berkembang, meskipun aku kadang bingung juga saat mereka bertanya tentang dongeng tersebut, ya namanya juga bukan cerita betulan.

Saat aku kecil memang aku jarang diceritakan dongeng-dongeng, aku biasanya membaca sendiri cerita-cerita rakyat dan juga cerita fantasi di majalah bobo seperti Paman Kikuk Husin dan Asta, Bona dan Rong rong serta cerita negeri dongeng nya oky dan Putri Nirmala.

Berbicara mengenai dongeng dan cerita, tanggal 4-5 November 2017 di Perpustakaan Nasional Indonesia telah diadakan Festival Dongeng Internasional Indonesia 2017 yang diadakan oleh Komunitas Ayo Dongeng Indonesia dengan mengusung tema #CeritaAjaib.
Pak Arif, Kak Aio, Ibu Tutu dan Ibu Najeela Shihab

Sebelumnya tanggal 27 Oktober 2017 aku menghadiri Press Confrence Festival Dongeng Internasional Indonesia yang dihadiri oleh Ketua Ayo Dongeng Indonesia (ayoDI) ka Ariyo Zidni atau yang lebih akrab disapa Kak Aio, Bpk Arif Mujahidin dari Bintang Nutricia, Ibu Tutu dari penerbit Naura serta Ibu Najeela Shihab Pendiri yayasan rangkul keluarga kita. Beliau-beliau ini berbagi pengalaman serta informasi mengenai pentingnya dongeng dalam kehidupan terutama bagi anak-anak.

Seperti yang sudah aku infokan bahwa tema Festival Dongeng Internasional Indonesia 2017 ini mempunyai tema #CeritaAjaib jadi menurut Kak Aio " Dari cerita-cerita ajaib diharapkan anak-anak indonesia akan mampu berimajinasi seluas-luasnya dan mengembangkan kreativitasnya. Maka dari itu peran orangtua dan guru sangat dibutuhkan untuk menunjukan keajaiban dari sebuah cerita kepada anak-anak".

Kira-kira gimana sih keseruan Festival Dongeng Internasional Indonesia 2017 yang diadakan di perpustakaan nasional indonesia, yuk aku ajak buat lihat betapa ajaibnya acara ini.

Acara FDII 2017 diadakan selama dua hari dimulai pukul 08.30 - 16.00, seperti tahun-tahun sebelumnya FDII akan mempersembahkan puluhan dongeng dari dalam dan luar negeri pastinya dimeriahkan oleh banyak pendongeng dari dalam dan luar negeri juga. Sekitar 50 pendongeng hadir untuk membawakan cerita-cerita ajaib bagi anak-anak dan tak lupa 150 relawan pun turut serta dalam acara FDII 2017 ini.

Pendongeng dari indonesia diantaranya ada Kak Rona Mentari dari Yogyakarta, Kak Mia, Kak Desry, Kak Rika, Kak Didik dan Kak Wiwie, dan pastinya ada Kak Aio juga yang akan membawakan cerita dongeng, serta masih banyak para pendongeng dari indonesia yang akan tampil.

Dari luar negeri pendongeng seperti Kiran Shah dari Singapore, Seung Ah Kim dari Korea Selatan, Ranya Batt dari Selandia Baru, Uncle Fat dari Taiwan dan Craig Jenkins dari Inggris turut memeriahkan FDII2017.
Para pendongeng dari luar negeri 

Dan juga ada penampilan special dari Pupetaria, Belalang kupu-kupu, pappermoon puppet theatre, ketiganya adalah para pendongeng yang bercerita menggunakan media boneka, anak-anak pasti suka deh sama penampilan mereka, bonekanya juga lucu-lucu, dan juga ada penampilan dari andien.
Belalang kupu-kupu 

Aku sendiri mengunjungi festival ini ditanggal 4 Nov, saat memasuki area panggung utama sudah terlihat keseruan dari rangkaian pertunjukan FDII. Anak-anak dengan tertib duduk didepan panggung mendengarkan cerita-cerita yang dibawakan secara apik dan menarik.
Kak Mia

Saat itu Kak Mia sedang membawakan dongeng dipanggung utama.  Nah aku juga berkesempatan mengikuti Special Show FDII2017, kebetulan saat itu adalah Jadwal Special Show Uncle Fat dari Taiwan.
Uncle fat sebelum memulai dongeng 

Untuk Special Show diadakan di auditorium utama lantai 2 Perpusnas, salah satu tata tertib bagi pengunjung special show adalah tidak diperbolehkan mengambil foto ataupun video baik menggunakan kamera ponsel ataupun kamera profesional.


Pertunjukan berlangsung selama 60 menit, Uncle Fat membawakan cerita dalam Bahasa Inggris, tapi jangan khawatir ada Kak Mega yang menterjemahkan cerita dari Uncle fat. Uncle Fat sendiri membawakan 3 cerita yaitu Cerita tentang Sebuah Tutup Botol bernama Dingding, Cerita rakyat dari Sulawesi berjudul Tattadu dan terakhir tentang cerita rakyat dari Taiwan yaitu Mutiara Naga.

Selain membawakan cerita dengan mimiknya yang lucu, Uncle Fat juga mengajak kami untuk bernyanyi dan menari, anak-anak sangat senang sekali saat diajak untuk benyanyi dan menari.
Launching Buku Dongeng Ajaib

Satu hal yang istimewa dari dari FDII 2017, AyoDI merilis buku kumpulan dongeng berjudul Dongeng Ajaib yang diterbitkan oleh Penerbit Noura. Buku yang ditulis oleh 12 relawan dari AyoDI ini tidak hanya ingin melisankan kisah yang ada, tapi para penulis juga ingin memberikan keajaiban lain dalam cerita-cerita yang mereka tulis sebagi persembahan untuk anak-anak indonesia.

Dalam dongeng banyak pesan moral yang bisa kita berikan pada anak-anak seperti tidak membuang sampah sembarangan agar tidak banjir, harus selalu jujur, menghormati orangtua dan masih banyak lagi. Tentunya dengan bahasa dan cara yang disukai anak-anak yaitu didongengkan. 

Ayo dukung imajinasi anak melalui dongeng. 
**

2 komentar:

  1. Aku seneng sama dongeng, sayang nggak bisa dateng di acara keren ini

    BalasHapus
  2. Ini aku nysel banget ga bisa dateng ke acara dongeng :( Gara2 ada urusan anak dan keluarga yang ga mungkin ditingglkan. Wah, kira2 tahun depan bakalan diadain lagi ga yach? Seru banget nih ada uncle fat dll anak2ku suka nih.

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar yang positif yaa.. Jangan ragu untuk memberi saran dan tanggapan positif, untuk curhat pengalaman juga boleh feel free selama masih sopan
Salam hangat dari Mojang Ciamis

COPYRIGHT © 2017 · MUDRIKAH STORIES | THEME BY RUMAH ES