7 Alasan Mengapa Drama Korea Reply 1988 Layak Untuk Ditonton

Suatu hari di sebuah WhatsappGrup yang kadang ramai tapi seringnya sepi karna isinya sebagian besar mamah-mamah muda yang anaknya lagi aktif-aktifnya dan sebagian adalah mahmud yang merangkap jadi bu guru dan karyawan, muncullah topik #TeamJungpal dan #TeamTaek. Apa ini pemirsa, aku yang baru baca langsung nyeletuk "Drama Apah?" "Reply 1988", "Yah gak nonton".  Wes lah percakapan di wag itu aku gak inget kapan tepatnya.


Dan sekitar bulan lalu aku baca status fb seorang teman yang melintas di timeline bahwa dari semua drakor "Reply" yang paling bikin baper adalah "Reply 1988. Besoknya aku langsung meluncur ke Wag "DramaLovers" yang tadi aku bicarakan dan mengajukan pertanyaan reply 1988 seru gak, ada yang jawab seru, tapi diawal agak boring, dan ada juga yg jawab lebih suka reply 1997. Tapi karna kadung penasaran sama si Reply 1988 langsunglah aku download episode pertama. 

Dan seperti kata pepatah yang mengatakan "Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali" Dengan bermodalkan paket internet yang masih full charge mulailah aku menuntaskan episode demi episode Reply 1988.

Ssangmundong Gengs
Drama korea "Reply 1988" seperti judulnya drama ini menceritakan kisah kehidupan di tahun 1988, keseharian dari warga di salah satu blok di Ssangmundong. Drama ini berfokus pada kisah 5 orang sahabat yang sudah bersahabat sejak kecil. Sun Woo (go kyung pyo) si baik hati, pintar serta tampan, Jung hwan (ryu jun yeol) si cool, pintar dan kaya, Dong ryong (lee dong hwi) si konyol, periang dan banyak pengetahuan tentang kehidupan, choi taek (park bo gum) pemain baduk (catur korea) yang sangat jenius dan polos, dan Duk seon (Lee Hye ri) satu-satunya cewek dalam gank ini yang selalu membuat suasana ceria.



Gara-gara drama ini gaess, aku jadi berkhayal pengen pindah ke ssangmundong, bukan, bukan karna cowok-cowok ganteng yang tinggal disini mungkin itu salah satunya sih lol. Tapi aku ngerasa ini cerita real banget, lingkungan yang penuh dengan kekonyolan-kekonyolan hidup. 
Sebenarnya ini drama hampir kayak cerita Dilan gitu, flashback. Dun seon yang sudah dewasa di tahun 2015 menceritakan kembali kisahnya. Kalo dilan kan tahun 1990 kalo ini tahun 1988 yangiceritakan. 

Di Reply 1988 tidak hanya berfokus sama cerita si genk anak-anak saja, kita akan dibawa masuk pada cerita genk ibu-ibu komplek serta bapak-bapak komplek. Jangan khawatir cerita mereka akan merusak alur drama ini, karna cerita ibu-ibu dan bapak-bapak ini yang akan membuat suasana jadi mencair dan menambah daftar kekonyolan dalam bertetangga, malah kalo cerita mereka (si buk-ibuk dan pak-bapak) gak diceritain gak bakalan lengkap deh drama nya. Apalagi ada Sung Il dong ahjussi si bapak lintas zaman.

Bagi yang udah nonton drama ini mungkin udah tau lah ya alur ceritanya, nah buat yang belum nonton atau yang berencana mau nonton reply 1988 yuk kita berspoiler ria, meskipun aku gak suka spoiler gak papa lah ya, kali ini dihalalkan. Wkk
Sekarang aku mau ngenalin keluarga warga Ssangmundong, karna tak kenal maka tak sayang yes. 

Keluarga Sung Duk Seon
Anggota dari Keluarga ini adalah Sang Ayah : Sung dong il, Ibu : il hwa, anak pertama : Sung bora (garis pintar tapi punya perangai yang egois dan tempramen) anak kedua: Sung Duksoen(gadis cantik dan periang tapi selalu mendapat nilai jelek di sekolah), anak ketiga : Sung No eul (anak paling muda tapi wajahnya paling dewasa) 

Keluarga Kim Jung Hwan
Jung hwan merupakan anak kedua dari dua bersaudara, kakaknya Kim jung bong menderita kelainan jantung, tapi tidak menyurutkan usahanya untuk masuk universitas meskipun selalu gagal, tetapi akhirnya d percobaan yang ke-8 berhasil masuk meskipun kuliahnya tidak berjalan lancar.

Bagi keluarga ini meskipun tidak pintar tetapi jung bong adalah pembawa keberuntungan, karna dia berhasil memenangkan lotre dan membuat keluarga ini menjadi orang kaya baru. Mereka mempunyai orangtua yang sangat ajaib, ayahnya yang selalu membuat jokes-jokes yang bagi ibunya itu garing banget, tapi ayah jung hwan selalu nyambung sama duk seon. Dan ibu nya Ra mi ran yang dipanggil Nyonya Cheetah selalu saja marah-marah, tetapi baik hatinya.

Keluarga Sung Sun woo
Sun woo sudah tidak memiliki ayah, ayahnya sudah meninggal. Dia hidup bertiga dengan ibu dan adiknya jin joo yang sangat lucu. Sun woo adalah anak yang pintar, tampan dan sangat baik hati, calon dokter pulak, calon menantu idaman banget pokoknya. 

Keluarga Ryu Dong Ryong
Dong Ryong adalah anak kedua dari dua bersaudara, ayahnya seorang guru dan ibunya seorang pegawai perusahaan asuransi. Dong ryong sebenarnya kurang kasih sayang dari orang tuanya yang sibuk bekerja, tapi dia beruntung punya teman-teman yang selalu ada dalam suka dan duka. 

Keluarga Choi Taek
Keluarga ajaib lainnya adalah keluarga master choi taek. Ya si ganteng kalem, dan jenius dalam bermain baduk ini mendapat julukan master choi karna kepintarannya bermain baduk dan sering sekali menenangkan kejuaraan didalam dan diluar negeri. Dia tinggal berdua bersama ayahnya, ibunya sudah meninggal saat ia masih kecil. Keluarga taek adalah keluarga terakhir yang pindah ke blok ini, melengkapi personil dari 5 sekawan. 

Jadi kenapa sampai aku gak bisa move on dari drama ini? Ibarat kata lagi puber nih, aku lagi masa-masa puber yang telat buat drama ini, orang tayangnya 2105 tapi aku baru nonton, dan efeknya buat aku kek abegeh jatuh Cinta. 

✔ Cerita tentang kehidupan sehari-hari
Salah satu faktor paling kuat didrama ini adalah mengangkat cerita kehidupan sehari-hari masyarakat pada umumnya. Seperti cerita buk-ibuk lagi motongin sayur di depan rumah sambil ngerumpi dan curhat tentang suami dan anak-anaknya.

Cerita bapak-bapak yang ngumpul main Go-stop (read:gapleh) 😂, adegan makan bersama, adegan berangkat sekolah, adegan pulang kampung, dan masih banyak adegan yang sederhana tapi menyimpan banyak makna. Kam eik jadi inget mamake dirumah, yang kadang pada ngumpul di teras rumah sama si uwak tetangga, terus bapak-bapak yang ngumpul buat tahlilan. Buat aku sih masuk banget kebiasaan sehari-hari dikampung. 

  Cerita tentang Persahabatan 
Kalian punya temen yang udah kenal dari kecil dan sampe dewasa masih sama-sama gak? Kalo Aku... Udah ga ada sekarang. Makanya pas liat drama ini kok refleks aku kayak flashback juga ke temen-temen masa kecil yang biasa main bareng. Ahh cerita tentang 5 sekawan ini bener-bener bikin aku terharu, mereka tau bagaimana cara menjadi sahabat yang baik untuk satu sama lain.

Contohnya ketika Taek kalah bertanding baduk yang lain berlaku sangat kaku dan bersikap sangat menjaga perasaan taek. Tapi apa yang dilakukan begundil-begundil kecil ini, mereka malah meledek taek, bahwa dia gak boleh kalah, bahwa dia harus terus menang. Tetapi mereka melakukan itu semua untuk menghibur taek, karna sahabatlah yang bisa menertawakan keadaan terburuk kita dengan caranya sendiri. Iya kali orang lagi dirundung duka karna kalah malah diajarin ngomong ngehe.. Ahh indahnya punya sahabat kek gitu. 

 Mendahulukan kepentingan sahabat dari pada kepentingan pribadi
Masih ada gak sih zaman sekarang orang-orang kek gini, masih mungkin ya. Ini si Taek, Jung Hwan, sama Duk seon bertahun-tahun memendam perasaannya demi persahabatan. Aiissh, gemes sih, tapi mungkin inilah Cinta perjalanannya kadang harus berliku dan melewati ratusan musim, hingga sampai pada takdirnya.


Karna Jung hwan tau taek suka sama duk seon dia gak berani ngungkapin cintanya, taek pun sama karna dia tau jung hwan suka pada dukseon dia gak jadi ngungkapin perasaannya. Dan duk seon demi persahabatan dia juga berpura-pura bahwa kejadian yang dianggap mimpi oleh taek tetap dibuat menjadi mimpi.

Ahh kelian ini mau sampai kapan seperti itu, sampai negera api menyerang?!! 😪😪
Tapi lagi-lagi, Cinta memang akan berjalan menuju takdirnya.

 Alur maju mundur yang sulit ditebak
Ini kalo yang ngikutin drama ini pas On going aku jamin galau gundah gulana dibuatnya sama om sutradara. Lha wong kisah cintanya menjelimet dan susah ditebak. Aku aja tertipu pemirsa, aku kira sun-woo emang beneran suka sam duk seon eh malah sasarannya kakaknya. Wkk. Duuh sun woo emang cowok idaman banget, senyumnya bikin luluh lantak hati hayati.

Selanjutnya muncullah konflik batin antara jung hwan dan taek, 6 tahun gaes mereka rela gak ngungkapin Cinta demi menjaga perasaan sahabatnya. Hayati dibuat gemas kali nunggu ungkapan Cinta siapa yang bakalan diterima. Tapi memang pesona master choi taek gak bisa ditolak sih ya meskipun saingannya kapten kim yang gak kalah gagah.

 Belajar untuk masa depan yang lebih cemerlang
Di drama ini diceritakan sun woo dan jung hwan adalah murid teladan yang selalu mendapatkan nilai yang bagus, hal ini berbanding terbalik dengan Duk seon dan Dong ryong yang selalu dapat nilai terakhir sampai-sampai ibu duk seon duksoen mengganti nama dukseom menjadi soo yeon agar dia bisa masuk kuliah.

Tapi meskipun tidak pintar duk seon dan dong ryong akhirnya bisa kuliah dan menemukan profesi yang tepat untuk mereka. Dukseon akhirnya menjadi pramugari, dong ryong menjadi pemilik restaurant, sun woo jadi dokter, jung hwan jadi pilot pesawat tempur dan taek pastinya jadi pemain obaduk yang semakin terkenal. Di cerita ini yang patut diacungi jempol adalah pengorbanan bora kaka duksoen yang demi menyelesaikan kuliah hukumnya rela tinggal dikamar kosan yang sangat sempit.

 Issue tentang hukum di Korea
Kalian pernah baca artikel tentang pasangan song-song couple, song jong ki dan song hye kyo yang katanya pernikahannya tidak sah dimata hukum? Yes itu memang benar, apabila pernikahannya itu terjadi 20 tahun yang lalu. Karna saat itu di Korea tidak diperbolehkan menikah dengan marga yang sama. Di episode terakhir munculah cerita ini saat sun woo dan bo ra ketahuan menjalin hubungan, mereka sama-sama bermarga Sung, sehingga hubungan mereka sangat ditentang oleh kedua keluarga. Karna nantinya pernikahan mereka dianggap tidak sah, hanya seperti kumpul kebo, dan apabila mereka punya anak, anaknya tidak bisa mempunyai akta kelahiran.


Kemudian di saat yang sama Dukseon dan Taek sudah menjalin hubungan, ini adalah masalah yang tak kalah tahu pada saat itu. Jadi di tengah cerita mamake sun woo sama bapa ke taek yang duren sama jandreng menikah dan hidup bersama, otomatis sun woo sama taek jadi sodara yes, nah pada masa itu punya menantu lebih dari satu dari keluarga yang sama adalah masalah besar. Syukurlah akhirnya masalah marga dan menantu dirubah status hukumnya di korea dan akhirnya mereka bisa hidup bahagia. 😘😘

 Seting 1988 yang sangat detail
Ini yang aku takjub banget deh, drama ini detail banget. Dari mulai gaya pakaian, gaya rambut, peralatan rumah, artis idola sampai permainan masa kecil pun khas banget. Emang sih aku belum lahir tahun itu, tapi kan ya adalah sisa-sisa foto-foto jadul mamaku. Gaya pakaian yang bajunya selalu dimasukkan ke celana, rambut yang dibuat keriting, saat dengerin musik pakai walkman dna kaset pita, masih zamannya dengerin radio dan kirim-kirim pesan lewat surat, juga mainan jin joo yang anak-anak banget.

Ahh.. Bahagia banget mereka saat itu. Aku mau pindah ke Ssangmundong, please.

Di episode-episode terakhir diceritakan sudah memasuki tahun 1990an mulailah muncul pager, komputer dan vcd, barang-barang langka yang sangat jarang ditemukan saat ini. Episode terakhir tuh bikin aku sedih banget, saat mereka satu per satu pindah rumah ke daerah lain, dan Ssangmundong jadi sepi dan kosong. Seketika itu juga hatiku terasa kosong dan hampa, seolah aku yang pernah tinggal lama disitu.

Buat aku drama ini sungguh-sungguh menguras seluruh emosi, sampai saat ini pun aku masih belum bisa move on. Akting Hye ri benar-benar all out membuat personil 5 sekawan hidup, sebenernya semuanya juga berakting dengan sangat bagus sehingga cerita di drama ini tersampaikan pada penonton.

Dan percaya gak percaya aku masih sering mengulang-ulang untuk menonton drama ini buat ngobatin rasa kangen sama mereka. Drama ini mengajarkan kita tentang betapa pentingnya keluarga, persahabatan, dan menggapai impian.

Rate dari aku 9 dari 10 buat drama Reply 1988 ini.

Drama: Reply 1988
Revised romanization: Eungdabhara 1988
Hangul: 응답하라 1988
Director: Shin Won-Ho
Writer: Lee Woo-Jung
Network: tvN
Episodes: 20
Release Date: November 6, 2015 - January 16, 2016


Sumber: asianwiki.com




24 komentar

  1. Aku fokus ke gambar anak-anak yang sedang ngumpul dan nyemil itu mbak, kayaknya mereka bahagia ya. Lebih bahagia saat kumpul eh....malah sama-sama main smartphone

    BalasHapus
  2. wohooo,, ada adik saya yang main ternyata, park bo gum. hahahahahahaha.
    lee hye ri makin sering main drama, blum ada kedengaran khabar Girl's day T_T

    BalasHapus
  3. Tahun 1988 saya udah TK dan teman TK saya sekarang jadi gurunya anak Saya. Jadi tiap hari ketemu tapi ya hanya sebatas say hallo aja. Yang lain udah ga ada yang komunikasi. :)

    Itu pernikahan satu marga bisa seberat itu ya kalau ditentang. Kasihan anaknya ya kalau sampai ga bisa bikin akta kelahiran.

    BalasHapus
  4. Tahun 1988 aku blm lahir
    Pernah dengan soal marga yg sama gak boleh nikah, tp skrg mah beres ya. Ternyata yo sama aja ya kehidupan Korea sama sini. Ada manis paitnya

    Mau liat cuplikannya dulu deh

    BalasHapus
  5. Ini drama jadul nggak ya? Pingin lihat tapi kok kayaknya lawas sekali. Meski kisahnya memang menarik sih ya

    BalasHapus
  6. Mau banget nonton ini! Sejak lama direkomendasikan orang2. Genrenya aku banget. Meski sebagian besar pemainnya tidak tahu.

    BalasHapus
  7. Aku #TimJunpal walaupun suka dengan senyumnya Taek, dan dari drama inilah aku kenalan sama si imut Park Bo Gum, drama ini bener-bener legend dan komplet banget, baik dari segi konflik, maupun penokohannya, suka banget sama unsur kekelaurgaannya yang kental, bagian kirim-kiriman makanan pernah mengalami banget

    BalasHapus
  8. jadi ini cerita tentang persahabatan ya mba. tapi, realnya disini sahabat itu suka makan temen mba hanya di film doang bagusnya haha. request film drama korea yang triller dong mba

    BalasHapus
  9. Teliti banget ya kak. Sampe setting 1988 pun kakak bisa mengeceknya dengan seksama hehehe. Persahabatan bagai kepompong demi masa depan cerah dan bahagia. Cerita yang cocok dengan kehidupan sehari hari dan bisa diambil hikmahnya.

    BalasHapus
  10. Aku tim Taekk lohh.
    Gara2 drama ini status Siti selama beberapa minggu temanya ini semua.
    Akunjuga suka drakor inii. Fave bangettlahh.. banyak adegan bkn nangisnya

    BalasHapus
  11. Nonton drama ini awal-awalnya berbunga-bunga.
    Penonton dibuat melayang sama kisah cinta Deoksun sama Jung Pal.

    Lhaa...truusss??

    Bener.
    Sutradara membuat kita melayang, lalu secara tak tersuga ditikung oleh temen sendiri.

    Wadaaaww..
    Sakit syekaliii, jenderal.

    Untung nonton R88 gak pas airing.
    Jadi ga terlalu bafer.

    Wkkwk..((selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian))

    BalasHapus
  12. Ini review drakor ketiga yang saya baca hari ini. Hihihi...
    Impactnya besar juga ya.
    Semoga film Indonesia makin lama makin baik. Saya sudah lama tdk menonton keduanya.

    BalasHapus
  13. dari tahun kemarin aku udah mau nonton reply 1988 ini, baru selesai nonton episode pertama eh keburu sibuk terus sampe sekarang belum dilanjutin lagi.. kataknya mau nerusin nonton ini dulu deh sebelum cari judul baru hihi

    BalasHapus
  14. Wah sudah lama yah realeasenya

    BalasHapus
  15. Aku nonton ini juga termasuk yang telat. Baru akhir tahun lalu deh. Emang kayaknya aku cocoknya nonton yang udah abis dulu dramanya. Biar santai nontonnya.

    Ini drama bagus menurutku. Padahal gak banyak drama romantisnya, tapi entah kenapa aku malah suka banget :D

    BalasHapus
  16. Kayaknya nonton drakor itu bisa bikin ketagihan ya.

    BalasHapus
  17. Duh, jadi pengen ntn deh gwa. . Hehehe

    BalasHapus
  18. Drakor memang lagi menjadi tontotan favorit saat ini.

    BalasHapus
  19. Duh nggak suka drakor aku. Nggak tau pengaruh juga suka isi narasi jadi kalau yang didub malah nggak suka. BTW thx infonya ya. Menarik ya jalan ceritanya

    BalasHapus
  20. Pecinta drakor wajib baca ulasannya ini :)

    BalasHapus
  21. Saya lebih suka alur cerita yang jaman dulu mbak, terasa berbeda dengan yang sekarang

    BalasHapus
  22. Saya orangnya suka ketagihan kalo udah suka ama sesuatu, dulu pernah ikut nimbrung saat istri demen serial drakor. Eh saya ikutan suka jugaa :D
    Sekarang TV dikuasai ama anak-anak, tiap hari yang ditonton kartun.

    BalasHapus
  23. Saya masih belum sreg lihat drakor kak, tapi kalau lihat film korea pernah dan bagus. walau saya gak ngerti bahasanya tapi emosinya bisa kerasa sama kita.

    BalasHapus
  24. tulisan dari penyuka drakor mah pasti lengkap abis heheheh

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkomentar yang positif yaa.. Jangan ragu untuk memberi saran dan tanggapan positif, untuk curhat pengalaman juga boleh feel free selama masih sopan
Salam hangat dari Mojang Ciamis