Transplantasi Hati, Obat Penyakit Hati Tahap Lanjut, Kini Bisa Dilakukan di RSCM

Hati merupakan organ tubuh yang sangat penting bagi tubuh kita, sebagai kelenjar terbesar yang ada di dalam tubuh, letaknya dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Hati yang nama ilmiahnya adalah Hepar juga biasa disebut liver, malah kadang ada yang lebih familiar dengan penyebutan liver untuk hati.

Setiap organ tubuh kita mempunyai batasan kemampuan fungsi, ada yang dikarenakan usia, pola hidup tidak sehat serta ada juga karena penyakit bawaan sejak lahir. Sebagai bentuk rasa syukur kita seharusnya menjaga baik-baik organ-organ tubuh yang sudah diberika tuhan kepada kita. Tapi sayangnya kadang kita lupa dan semena-mena terhadap tubuh.
transplantasi hati obat penyakit hati


Akang-akang sama teteh-teteh pasti udah pernah dengerkan masalah penyakit hati atau penyakit liver. Aku pertama ngerti penyakit ini saat ada salah seorang tetangga menderita penyakit liver, kulit dan matanya jadi agak kekuning-kuningan, kemudian perutnya kembung seperti sedang hamil. Kata mamaku dia menderita hepatitis, tapi aku gak terlalu hafal hepatitis apa.

Jadi fungsi dari hati adalah sebagai penawar dan penetralisir racun, mengatur sirkulasi hormon, mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan zat lain. Hati juga membuat empedu, zat yang membantu pencernaan lemak. 

Karna ada sesuatu dan lain hal maka fungsinya ini bisa berkurang, Contohnya saja kita sering mengkonsumsi Junk Food, minum alkohol, terlalu sering begadang, hal-hal kecil seperti ini apabila dilakukan continue nantinya bisa menimbulkan masalah untuk fungsi organ tubuh kita termasuk hati.

Tanda dan gejala umum penyakit liver :
  • Kehilangan selera makan
  • Mual atau muntah
  • Kulit yang gatal
  • Warna urin gelap
  • Warna feses pucat, atau berdarah
  • Kelelahan kronis
  • Kecenderungan untuk mudah memar
  • Kulit dan mata yang tampak kekuningan (jaundice)
  • Nyeri perut dan bengkak
  • Pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki

Talkshow Pengembangan Tranplantasi Hati di RSCM Jakarta

Senin 7 Mei 2018 tepatnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta aku mengikuti Talkshow Pengembangan Tranplantasi Hati di RSCM Jakarta. Aku memang pernah mendengar tentang kasus transplantasi hati , tapi tidak sesering mendengar kasus transplantasi jantung.
Hadir para pembicara ahli yaitu : 
  • dr. Sastiono, SpB, SpBA
  • Dr. dr. Toar J.M Lalisang, SpB 9K) BD
  • Dr. dr. Andri  Sanityoso, SpPD-KGEH
  • Serta hadir juga para Pasien serta Pendonor hati yang pernah ditangani di RsCM Jakarta.

Jenis-Jenis Penyakit Hati

Penyakit hati yang sering aku dengar adalah Hepatitis yaitu peradangan dalam organ hati , dan hepatitis ini pun berbeda-beda jenisnya, ada hepatitis A, B, C, D, dan E. Penyebab dari hepatitis bisa saja dari virus dan infeksi, apabila sudah sampai pada Hepatitis kronis, maka nantinya berpotensi menimbulkan Fibrosis hati.
"Fibrosis hati adalah pembentukan secara berlebihan jaringan fibrosa pada hati yang dikarenakan peradangan berkelanjutan terus menerus dan matinya sel liver seperti pada penyakit kronis liver"

Pada dasarnya sel-sel pada hati mampu mempunyai kemampuan regenerasi, tetapi karena peradangan pada liver yang terjadi terus-menerus mengakibatkan kerusakan sel-sel jaringan pada liver yang menyebabkan pembentukan jaringan fibrosa pada liver meningkat.

Menurut data RSCM dari 260 juta penduduk Indonesia, 20 juta penduduk menderita penyakit hati kronik, dan 20%-/40% nya berpotensi menjadi Sirosis Hati. Sirosis Hati yaitu Kerusakan hati kronis dari berbagai penyebab yang mengarah ke jaringan parut dan gagal hati.

Apabila sudah mengalami sirosis hati biasanya tindakan yang dilakukan adalah operasi dan bahkan sebagian besar kasus harus mengalami Transplantasi Hati.


Perkembangan Transplantasi di RSCM Jakarta

Data dari pihak RSCM dari tahun 2010 sampai saat ini jumlah Transplantasi di RSCM adalah 47 pasien dengan 41 pasien anak dan 6 pasien dewasa. Dari angka tersebut terlihat nyata perbedaan jumlah pasien yang menjalani prose transplantasi di RSCM. Jumlah pasien anak lebih tinggi dari jumlah pasien dewasa, ini dikarenakan alasan yang cukup personal buat aku, yaitu karena apabila pasien penderita penyakit hati dan membutuhkan transplantasinya adalah  anak-anak maka orangtuanya siap sedia mendonorkan hatinya selama lulus proses screening, sedangkan untuk pasien dewasa jarang ada yang mau mendonorkan hatinya.

Syarat-syarat untuk menjadi pendonor hati adalah:
1. Pendonor berusia 18- 60 tahun
2. Ada hubungan darah dengan pasien atau penerima hati (resepien)
3. Ada hubungan marital (pernikahan)
4. Calon pendonor lulus Screening dari Rumah sakit (sehat)

Transplantasi Hati Sebagai Obat Penyakit Hati Tahap Lanjut dibutuhkan ketika organ hati mengalami kerusakan dan tikdak mampu lagi untuk berfungsi, di Indonesia sendiri saat ini hanya dilakukan transplantasi hati donor hidup, yaitu sebagian hati diambil dari donor lalu dicangkokan ke penerima hati (resipien).

Pengalaman para Pasien serta Pendonor hati yang pernah ditangani di RSCM Jakarta

Saat acara hadir Pak Chandra serta Ibu Novi Orangtua dari Regan (anak-anak) satu dari 47 pasien transplantasi hati di RSCM, transplantasi dilakukan pada desember 2016 saat itu Regan berusia 7 bulan. Pendonornya adalah ibunya sendiri yaitu Ibu Novi, beliau bercerita saat usia 3 bulan Regan didiagnosis atresia bilier yaitu penyakit saluran empedu langka yang hanya menyerang bayi. Proses tranplantasi pun berjalan lancar dan alhamdulillah sampai saat ini Regan dan Ibu Novi dalam keadaan sehat.

Selanjutnya ada Ibu Nova orang tua dari Kenzi yang melakukan transplantasi hati pada November 2016, seperti Ibu Novi dan Regan saat ini Kenzi dan Bu Nova dalam keadaan sehat.
Untuk pasien dewasa hadir Bpk Rudi pasien hati yang juga mendapatkan transplantasi hati, beliau mendapatkan donor dari sang istri, hingga bisa selamat dan fungsi hatinya bisa kembali.

Dari pihak Dokter di RSCM menghimbau kepada masyarakat agar keluarga dari pasien penderita penyakit hati bisa bekerjasama untuk membantu keluarganya yang mengalami Penyakit Hati. Transplantasi hati sendiri tidak serta merta mengambul semua organ hati si pendonor tetapi transplantasi hati hanya mengambil sesuai kebutuhan, antara anak-anak dan dewasa tentu saja berbeda porsi nya.

Penanganan pasca operasi Transplantasi 

Bagi pendonor tidak terlalu banyak pantangan, malah disarankan rajin olahraga ringan agar sirkulasi darahnya lebih lancar.

Sedangkan Bagi Resipien akan ada sedikit proses adaptasi karena akan ada proses penolakan pada organ asing yang masuk di tubuh kita, ini reaksi normal dari sistem imun tubuh. Untuk mengatasi itu akam dibantu oleh imunosupresan, hanya saja efek sampingnya sistem imun akan sedikit berkurang, sehingga disarankan harus pintar jaga kesehatan, dan tidak perlu khawatir untuk imunosupresan ini akan semakin berkurang dosisnya sejalan dengan proses penyembuhan pasien.


https://spesialishati.com/fibrosis-hati
https://hellosehat.com/penyakit/penyakit-hati-penyakit-liver/

Salam

Mudrikah Stories

1 komentar

Terimakasih sudah berkomentar yang positif yaa.. Jangan ragu untuk memberi saran dan tanggapan positif, untuk curhat pengalaman juga boleh feel free selama masih sopan
Salam hangat dari Mojang Ciamis