Life Style

Lupakan Tentang Pandemi, Ini dia 3 Hal Positive Yang Terjadi di Kehidupanku Di Tahun 2020

Tahun 2020 mungkin akan dikenang oleh seluruh dunia sebagai tahun yang sangat luar biasa.

Aku sudah bosan sebenarnya melafalkan kata-kata pandemi, covid-19, virus corona, psbb, new normal, cluster, dan segala macam hal yang berbau pandemic.

Tapi tidak melafalkannya atau tidak mengingatnya lagi bukanlah sebuah solusi. Toh dengan aku tidak mengingatnya pun hal tersebut memang terjadi dan tetap harus dihadapi.

Kadang aku ingin menyebut tahun 2020 sebagai tahun musibah, tapi hei itu sangat tidak adil.
Karna dari 365 hari, masa iya tidak ada satu pun hal baik didalamnya, rasanya mustahil.

Maka dari pada pikiranku dipenuhi dengan hal negatif aku coba sejenak mengingat hal-hal baik yang aku dapat dan aku rasakan selama tahun 2020 yang ternyata tidak lama lagi akan beranjak meninggalkan kita.

Semoga dengan menuliskan hal-hal baik di 2020 ini, hal-hal baik lainnya akan disegerakan oleh Alloh SWT.

Hal-hal positif yang terjadi di 2020 dalam kehidupan seorang siti mudrikah :

1. Bye Long Distance Marriage
Sedikit cerita akhir tahun 2019, tepatnya 26 Desember 2020 alhamdulillah aku melangsungkan pernikahan.

Karena suami kerja di Bogor, kami harus merelakan jadi pasangan LDM. Aku di Ciamis dan suami di Bogor, terpisah puluhan kilometer jarak.

Beberapa rencana kedepan sudah kami susun, salah satunya aku resign kerja dan ikut suami ke Bogor. Meskipun tidak dalam waktu dekat, kemungkinan besar rencana itu kan dilakukan. Saat itu suami juga aku dorong untuk meneruskan kuliah agar lebih menunjang dalam hal pekerjaannya sekarang.

Bagi yang masih ingat, awal januari si koronces mulai diberitakan menyebar di daerah Tiongkok.
Dan dalam hitungan hari mulai menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Saat itu sudah mulai memasuki libur sekolah, dan suami pun pulang dalam rangka libur sekolah. Dan sekitar 1 minggu suami berangkat kembali ke Bogor, rencananya sekolah akan mengadakan study tour ke Bandung.

Saat itu belum keluar keputusan PSBB, atau penutupan tempat umum.
Tapi dari pihak sekolah ternyata mengambil keputusan membatalkan study tour tersebut.

Karna libur sekolah masih lanjut, akhirnya suami pulang lagi, sebelum booming perintah PSBB dan penutupan tempat-tempat umum.

Dan singkat cerita sampai tulisan ini dibuat suami sudah memutuskan resign dari tempat kerja di bogor, dan memindahkan toko serta warnetnya ke Ciamis.

Aku sempat beberapa kali bilang ” A dari pandemi ini ada hikmahnya buat kita, aa jadi pulang di rumah, kalau keadaan normal mungkin sekarang aa lagi di Bogor”

  • “Manusia hanya bisa berencana, Alloh lah yang menentukan”

Leave a Reply

Follow Me on Instagram