Women Talks

Batu Flower Garden Wisata Alam Kekinian Di Kota Batu Malang

Malang, kota pertama di Jawa Timur yang aku datangi dan aku sangat bahagia bisa kesana. Pagi menjelang siang sekitar pukul 10.00 kami tiba di Stasiun Malang, setelah menempuh perjalanan selam 13 jam dari jakarta dengan menggunakan kereta akhirnya aku dan beberapa teman bisa menjejakan kaki di kota penghasil apel ini. Jujur ini juga adalah perjalanan darat terjauh dan terlama yang pernah aku tempuh, But its oke lah ya, judulnya Demi Malang.. hehe

Tanpa berlama-lama kami langsung menemui driver yang sudah menunggu kami diparkiran Stasiun. Ya, kami memutuskan menggunakan jasa penyewaan mobil mengingat jumlah kami cukup banyak serta belum ada yang berpengalaman menjelajahi Malang.

Mas Agus nama driver yang akan menemani kami berkeliling hari itu, dia menanyakan kembali tujuan wisata yang akan kami kunjungi. Tadinya tujuan kami adalah kebun bunga matahari batu dan peternakan kuda megastar. Tapi Mas Agus bilang banyak yang suka kecewa setelah berkunjung ke Kebun bunga matahari, karena belum tentu bunga mataharinya sedang bagus.

Lalu tercetuslah nama “Coban Rais” sebagai salah satu alternatif wisata malang yang bisa kita kunjungi. “Menurut saya sih bagus mbak, disana ada Batu Flower Garden” kata Mas Agus. Dan kami yang galau ini lalu mengiyakan Coban rais sebagai tujuan pertama kami menjelajah Kota Malang.

Kurang lebih satu jam perjalanan kami menuju coban rais, akhirnya kami tiba di area parkir yang cukup luas dengan pepohonan rindang di sekitarnya. “Yeay alhamdulillah akhirnya sampai, Mana Coban Raisnya” aku bertanya sesaat sebelum kami turun dari mobil. “Coban raisnya masih agak jauh mbak, harus naik lagi ya ke atas” kata Mas Agus.

“Coban rais itu nama Air terjun mbak, Coban artinya air terjun. Tapi dikawasan coban rais ada beberapa tempat wisatanya kok, gak cuma air terjun saja” jelas Mas Agus.

Mencoba Bakso Malang Asli Malang di Kota Malang

Saat turun dari mobil udara disana sejuk, dan kami ingat belum sarapan tadi pagi. Akan menjadi pilihan yang tepatkan kalau kami memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu, dan Bakso Malang menjadi pilihan kami untuk mengisi perut. Duh gimana ya rasa Bakso Malang yang langsung dimakan di kota asalnya, apakah sama dengan Bakso Malang yang dijual abang-abang gerobak di Jakarta.

Capcipcup kembang kuncup, kami asal saja memilih warung bakso, tanpa pikir panjang yang penting bisa cepet makan, lapar gaess.

Aroma kuah bakso langsung menguar tatkala Mbak yang melayani kami membuka panci bakso, duh makin keroncongan deh ini perut. Tidak berapa lama di meja kami sudah tersaji Bakso Malang dengan isian lengkap, Bakso, mie kuning, sayur dan juga ada bakwannya.

Kami membayar 15 ribu yang mana itu sudah termasuk teh hangat tawar yang aku pesan, disitulah senyum kemenangan tersungging, alhmdulillah ramah kantong yaakk.. hhee

Batu Flower Garden Wisata Alam Kekinian Di Kota Batu Malang

Awalnha kami bertekad akan jalan kaki saja menuju atas, karna katanya jaraknya dekat. Tapi berhubung cuaca sudah mulai mendung, kami akhirnya berbelok niat dan nyamperin pangkalan ojek yang ada di area parkir dan menanyakan tarifnya berapa. Dengan menyewa ojek seharga Rp.10.000 Per oraang kami ber-7 lalu beriringan menuju tempat wisata Batu flower Garden.

 

Ternyata jaraknya tidak terlalu jauh, perjalanan mungkin hanya sekitar 7-10 menit, kamipun terbantu dengan jalanan bagus menggunakan batako sehingga meskipun musim hujan tidak becek. Ojek yang kami tumpangi hanya bisa mengantar sampai titik yang sudah ditentukan pengelola saja,sisanya kami harus berjalan kaki untuk menuju Batu Garden Flower.

Sepanjang jalan mata kami dimanjakan dengan tempat-tempat lucu dan instagramable, ada kawasan Rumah Hobbit, Rumah jamur, hammock yang berderet rapi di pohon serta dari kejauhan sudah terlihat hamparan bunga berwarna-warni sesuai dengan nama tempat wisatanya ” Batu Garden Flower”.

Dengan membayar tiket masuk seharga Rp.25.000 kita sudah bisa menikmati keindahan Batu Flower garden. Nah tiket masuk ini sudah termasuk biaya foto kita di beberapa spot cantik, tapi spot fotonya sudah ditentukan yaitu di gardu pandang love dan kebun bunga, selain spot itu kita harus bayar lagi.

Ini beberapa hasil foto kami saat berada di Batu Flower Garden.

Batu Flower Garden Memberdayakan Masyarakat Sekitar

Saat berada disana aku sempat berpapasan dengan beberapa pekerja di kawasan Batu Flower Garden, yang mana mereka adalah warga asli dari daerah sekitar. Dari mulai petugas di loket tiket, pusat informasi, pedagang makanan di booth yang disediakan, pekerja kebun yang mengurusi bunga-bunga, dan masih banyak petugas lainnya.
Alhamdulillah ya, dengan adanya tempat wisata didaerah ini bisa mempekerjakan masyarakat sekitar dan meningkatkan taraf ekonomi mereka.

Aku pun sempat mengobrol dengan Pak Budi yang berjualan eskrim disana sambil  menunggu teman yang lain memilih foto di booth foto, dan ini fakta dodol memang disana dingin tapi aku jaja eskrim,, wwkk . Pak Budi juga sempat merekomendasikan beberapa tempat kuliner yang enak di darah Batu.

Mushola dan Kamar Mandi

Alhamdulillah mushola yang disediakan dalam keadaan layak, mukena serta sarung juga tersedia lengkap. Tempat wudu yang bersebelahan denga kamar mandi juga terjaga rapih, dilengkapi sendal untuk berwudhu. Dan aku norak banget dong, saat wudhu menjerit tertahan karena saat air mulai mengenai tangan berasa pegang air es, dingin bangeeeet. Kamar mandi atau toiletpun tersedia, tapi aku gak ke kamar mandi, males sama airnya dingin banget. hhee

Tips Berwisata di Batu Flower Garden

Buat teman-teman yang ingin berkunjung ke Batu Flower Garden bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini ya :

  • Sediakan budget lebih dari sekedar uang tiket. Tiket yang tadi aku infokan itu hanya untuk spot gardu pandang saja. Apabila kita ingin memasuki spot lain seperti rumah hobbit akan dikenakan tiket yang berbeda. Bagi yang membawa kamera DSLR, drone juga dikenakan charge tambahan. Juga untuk soft copy diluar jatah yang disediakan akan dikenakan charge juga.
  • Gunakan kendaraan roda dua dengan kondisi baik, karena jalanan hanya bisa dilewati oleh motor saja.
  • Apabila menggunakan jasa ojek, aku saranin pas turun jalan kaki aja deket kok. tapi kalau mau PP naik ojek jua its oke, itung-itung membantu ojek disana.

Aku sangat menikmati jalan-jalanku sore itu di kawasan Batu Flower Garden, salah satu tempat yang bisa menggambarkan Wonderful Indonesia, yang tidak kalah cantik dengan tempat wisata lainnya.

Tulisan ini diikutsertakan pada “Wonderful Indonesia Blog Competition”, Yuk teman-teman ikut juga lomba ini agar kita bisa menyebarkan keindahan indonesia lewat tulisan kita.

12 Comments

  1. Khoirur Rohmah 3 Desember 2018
  2. Tati Hidayat 4 Desember 2018
  3. Rita Asmaraningsih 4 Desember 2018
  4. Rizki Vadilla 4 Desember 2018
  5. Amallia Sarah 4 Desember 2018
  6. Okti Li 4 Desember 2018
  7. Milda Ini 4 Desember 2018
  8. gita siwi 5 Desember 2018
  9. Ida Tahmidah 5 Desember 2018
  10. Fenni Bungsu 5 Desember 2018
  11. Nefertite Fatriyanti 5 Desember 2018
  12. Tukang Jalan Jajan 5 Desember 2018

Leave a Reply

Follow Me on Instagram