Life Style

Ciri Ciri Disleksia Yang Bisa Mudah Dikenali

Disleksia adalah kelainan proses belajar yang khusus terjadi pada bidang kemampuan membaca, menulis dan juga mengeja. Kesulitan ini penyebabnya adalah dari masalah untuk mengenali bunyi maupun perkataan juga berhubungan dengan huruf secara tulisan. Kondisi ini merupakan kelainan belajar yang khusus, dan hal ini juga tidak dipengaruhi oleh tingkat inteligensi dari seseorang.

Disleksia merupakan masalah yang akan terjadi seumur hidup yang bisa memberikan tantangan pada kehidupan rutinitas seseorang. Disleksia bisa muncul pada seseorang atau pada umum nya anak-anak dengan penglihatan atau inteligensi yang normal bahkan IQ yang tinggi, terkadang hal ini bisa tidak disadari sudah dihidap selama selama bertahun-tahun sampai seseorang mencapai usia dewasa.

Disleksia sebenarnya bukan suatu penyakit. Disleksia sendiri berasal dari bahasa Yunani yang mempunyai arti kesulitan dengan kata – kata dan merupakan masalah hambatan belajar yang umumnya terjadi pada anak-anak.

disleksia

Penyebab dari disleksia bisa muncul dari mulai tingkat yang terendah sampai berat dan tidak ada dua orang yang memiliki tingkatan yang persis sama antar satu dan lainnya. Walaupun saat ini belum bisa diketahui betul penyebabnya, namun saat ini para peneliti mempunyai kesimpulan bahwa penyebab disleksia merupakan faktor neurobiologis juga faktor genetika. Hasil dari melakukan beberapa penelitian terhadap fungsi otak juga anatomi, ditemukan bahwa adanya perbedaan juga perkembangan dari fungsi otak seorang penderita disleksia.

Ada pula ciri-ciri dari disleksia yang mydag kita temui, namun gejala tersebut masih bisa dibilang bersifat umum sehingga sulit menentukan apakah anak mengalami disleksia ataukah mengalami gangguan perkembangan lainnya.

Gejala atau Ciri Disleksia

Gejala atau ciri yang lebih jelas baru dapat dilihat ketika anak memasuki usia sekolah, macam – macam gaya belajar yang ada terkadang tidak sesuai dengak kondisi anak yang mengalami disleksia. Gelaja dibawah ini biasanya ada pada anak yang mengalami disleksia :

• Kemampuan mengeja tidak konsisten dan tidak bisa ditebak
• Menaruh kata dan bentuk dengan uutan yang salah, misalnya angka 6 menjadi 9, atau menuliskan huruf B padahal yang dimaksud adalah D
• Mengalami masalah mempelajari nama-nama benda dan bunyi dari huruf-huruf di dalam satu kata
• Membaca sangat perlahan atau membuat kesalahan saat membaca keras-keras, dan juga kemampuan membacanya berada du bawah rata-rata anak seusianya.
• Bingung dengan urutan huruf huruf dalm satu kata
• Dapat menjawab pertanyaan dengan baik secara lisan namun mengalami kesulitan pada saat membaca jawaban dalam bentuk tulisan
• Menulis dengam sangat perlahan dan mempunyai tulisan tangan yang buruk, tidak dapat mengenali persamaan atau perbedaan pada setiap kata dan juga huruf
• Mengalami kesulitan untuk memproses apa yang didengar
• Sulit mempelajari bahasa asing
• Sulit mengerkalan problem yang berhubungan dengan matematika, dan tidak berhasil pada pelajaran matematika yang lebih rumit.
• Rentan mengalami infeksi telinga, dan sensitive terhadap produk kimia, perasa tambahan dan juga makanan tertentu,
• Mempunyai memoriu jangka panjang yang sangat baik terhadap wajah, pengalaman serta tempat tempat.
• Juga kesulitan memusatkan perhatian atau fokus, kadang tampak hiperkatif atau justru sering melamun.

Jika Anda menemukan beberapa gejala yang mengarag kepada disleksia pada anak, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter, Hal ini harus dilakukan secepatnya karena jika kasus disleksia tidak terdeteksi sejak awal, maka hal itu akan berlanjut hingga seseorang memasuki masa dewasa kelak.

Leave a Reply

Follow Me on Instagram