Women Talks

Gramedia Writers And Readers Forum 2018 Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Memasuki tahun 2018 aku mempunyai beberapa resolusi salah satu diantaranya adalah akan lebih sering membaca buku. Sekarang sudah memasuki pertengahan bulan april tapi belum ada satu buku pun yang aku baca, buku yang aku beli beberapa waktu lalu pun masih tersimpan rapi di laci. Mungkin diluaran sana banyak juga yang seperti aku hampir tidak pernah menyentuh buku bacaan, pantas saja Indonesia termasuk negara dengan minat baca yang rendah bayangkan Indonesia menempati posisi ke-60 dari 61 negara dalam hal minat baca.

gramedia minat baca

Beberapa hari ini aku mempunyai hobby baru yaitu berkunjung ke perpustakaan nasional yang terletak di Jln. Medan Merdeka Barat. Sayangnya bukan khusus untuk membaca buku tapi untuk numpang kerja, suasana perpusnas yang tenang, tempanya nyaman, sejuk serta di fasilitasi dengan wifi gratis membuat aku betah lama-lama berada disana. Tapi menurut aku ini adalah salah satu prestasi pemerintah yang patut diacungi jempol, sudah membangun perpusnas dengan fasilitas yang lengkap untuk menarik minat baca masyarakat.
Salah satu tempat favoriteku yang lain adalah gramedia, toko buku yang saat aku pertama menginjakan kaki disana aku merasa memasuki surga, karna di daerahku tidak ada toko buku sebesar gramedia. Koleksi bukunya beragam, suasananya pun sangat nyaman. Betah pokoknya berlama-lama di gramedia, sampai suka lupa waktu.

Gramedia Writers And Readers Forum 2018 Tingkatkan Minat Baca Masyarakat

Pada tanggal 07-08 april 2018 Gramedia mengadakan Event Gramedia Writers And readers Forum 2018 yang bertempat di Perpusnas. Aku sempat dicolek oleh seorang teman di twitter tentang acara ini, tapi sayangnya saat buka infonya sudah telat. Tapi ternyata ada penawaran khusus dari komunitas BloggerCrony untuk mengikuti acara ini dan beruntung aku salah satu yang bisa mengikuti GWRF.
Acara ini merupakan ajang yang mempertemukan para penulis dengan para pembaca, serta memberikan ruang bagi keduanya untuk salah bertukar pikiran. 
Antusiasme masyarakat cukup tinggi, tiket yang disediakan secara online pun habis terjual dalam waktu seminggu setelah infonya dipublish. Pantas saja tiketnya cepat banget habis saat aku baca info penulis yang akan hadir di acara GWRF adalah nama-nama penulis Best Seller semua. Ada Tere Liye, Sapardi djoko Pramono, Eka kurniawan, Bernard Batubara, Maman Suherman, Leila Chudory dan masih banyak penulis lainny yang akan hadir.
cantik itu luka eka kurniawan
Aku hadir pada tanggal 07 april, seneng banget bisa ikut sharing session bersama Eka Kurniawan penulis dari Novel Cantik itu luka, A Man Of Tiger dll. Tema yang dibawakan adalah Sastra Indonesia di Dunia Internasional, meskipun secara pribadi aku belum pernah membaca buku beliau tapi setelah mendengar cerita beliau aku jadi tertarik buat mencoba membaca bukunya. Beberapa bukunya sudah diterbitkan dalam berbagai bahasa asing diantaranya jepang, italy dan inggris. Eka memberikan beberapa tips bagi para penulis pemula yang memang ingin konsisten dibidang penulisan yaitu menulislah terus jangan hanya berorientasi menjadi terkenal, karena kesuksesan yang sebenarnya ada pada diri kita sendiri.
Eka juga menyebutkan bahwa betapa pentingnya mengerti bahasa asing karna salah satu problem selama 15 tahun menjadi penulis adalah kesulitan dalam hal mencari penerjemah bahasa asing.
Dihari yang sama aku mengikuti sharing session bersama Kang Maman Suherman dan Bernard Batu Bara dengan tema menggerakan literasi melalui social media. Seru banget bisa mendengarkan sharing dari para penulis yang sudah lama bergelut dibidang penulisan. Kang Maman menyebutkan bahwa salah satu meningkatkan minat baca masyarakat adalah dengan menghidupkan Perpustakaan, jangan sampai image perpus selalu menjadi tempat yang sepi hampir seperti kuburan. Setelah membaca buku alangkah lebih baik kalau kita coba diskusikan dengan teman atau orang yang sudah membaca juga cerita tersebut agar terciptalah harmonisasi dari beberapa pikiran yang berbeda.
bernard-batybara-maman-suherman
Dan menurut Bernard bahwa peranan sosial media saat ini juga sangat penting untuk bertukar pikiran tentang suatu bacaan, bagi teman-teman yang lokasinya berjauhan bisa bertemu di forum sosial media.
Senang banget bertemu dengan para penggiat literasi, aku berharap akan lebih banyak lagi acara yang bisa menarik minat baca masyarakat Indonesia.

5 Comments

  1. Anindita Ayu 15 April 2018
  2. Misu Pinku 16 April 2018
  3. Fuji Astuty 17 April 2018
  4. Dian Safitri 28 April 2018
  5. Maria Margaretha 1 Mei 2018

Leave a Reply

Follow Me on Instagram