Hari Esok Pasti Lebih Baik, Yuk Atur UangMu

Bisa mendapatkan pendidikan yang layak adalah cita-cita setiap orang, begitu pula aku bercita-cita bisa melanjutkan sekolah setinggi-tingginya meskipun aku belum tahu mau jadi apa nantinya, tapi yang pasti aku harus kuliah agar bisa dapat pekerjaan yang layak.

Senang rasanya membayangkan bisa kuliah dikota besar, universitas ternama, gedungnya Bagus juga dengan fasilitas yang sangat memadai. Tapi bayangan yang indah itu tidak selalu berbanding lurus dengan kenyataan, selepas lulus SMK aku cukup menyimpan impian kuliah dalam buku diary saja karena tenyata untuk kuliah ditempat yang aku impikan biayanya cukup mahal.

Setelah mencari informasi dibeberapa universitas dan sekolah tinggi mungkin untuk biaya kuliahnya saja orangtua bisa mengusahakan, tapi untuk biaya sehari-hari dan kebutuhan yang tidak terduga ini yang membuat aku memutuskan untuk tidak langsung meneruskan kuliah. Kebetulan memang kampungku cukup jauh dari perkotaan sehingga apabila meneruskan kuliah otomatis harus ngekos. 

Akhirnya aku memutuskan untuk ikut tes kerja yang dikoordinir dari sekolah SMKku, dan setelah mengikuti beberapa tes akhirnya aku diterima di sebuah perusahaan elektronik dibekasi. Sekitar satu tahun bekerja keinginan untuk kuliah mulai terbersit dalam pikiran, melihat teman-teman yang sudah berjalan meneruskan kuliahnya seperti menjadi motivasi agar aku juga jangan mau kalah dengan mereka.

Dengan modal nekat akupun mencari informasi tempat perkuliahan yang cukup dekat dengan lokasi kerjaan. Ternyata agak susah untuk masuk di universitas negeri dan untuk masuk universitas swasta aku harus menyiapkan dana yang tidak sedikit, ahh ternyata uang hasil tabunganku tidak cukup kalau harus masuk universitas swasta yang kece. Dengan tekad yang masih diusahakan tidak padam akhirnya aku memutuskan daftar di salah satu sekolah tinggi dibekasi yang menyediakan kelas karyawan.

Setelah formulir pendaftaran ditangan jalan untuk masuk kuliah tidak serta-merta lancar, saat meminta izin orangtua ibu sm bapak tidak langsung mengiyakan. Alasan utamanya adalah karna aku sendirian kuliahnya, harus pulang malem, jarak antara kosan tempat kerja dan tempat kuliah lumayan jauh. Aku juga memang belum terlalu hafal daerah Bekasi, jadi boro-boro mau ngeyakinin orangtua, akunya aja gak yakin sama jawaban yang mau aku Kasih kalo ditanya “nanti kalo pulang naik kendaraan apa” “bakalan kuat gak kuliah sambil kerja” dll dkk.

Aku sih paham betul namanya orangtua pasti khawatir sama anaknya, takut kenapa-kenapa apalagi jauh dari rumah.
Dengan berat hati tertundalah lagi waktu masuk kuliahku, tapi keinginan untuk kuliah tidak bisa wenguap begitu saja, setelah satu semester terlewati aku lihat sekolah tinggi yang sama membuka pendaftaran calon mahasiswa baru buru-buru aja aku isi formulir pendaftaran.

Dan kali ini saat minta izin pada kedua orangtua aku sudah mantap meyakinkan mereka dan dengan yakin aku pasti bisa kuliah sambil kerja. Dan alhamdulillah dengan semua pahit-manis menjalani kuliah sambil kerja akhirnya bisa menyelesaikan kuliah dan mendapatkan pekerjaan baru hasil ijazah kuliah.

Dengan pengalamanku yang harus berhenti dulu untuk meneruskan kuliah karena orangtua kesulitan biaya, maka aku berfikir sekarang aku harus lebih prepare dana untuk pendidikan buat Putra-putriku nanti dan juga yang sudah pasti harus aku rencanakan untuk adikku yang masih duduk dibangku SMP.

Dengan gaji yang sekarang aku dapat, seharusnya aku bisa dong ya nyisihin buat tabungan masa depan.  Tapi kenyataannya sangat sulit buat menyisihkan uang gajian, menabung yang selalu jadi wacana utama setiap akan mendekati tanggal gajian selalu saja menguap seiring berlalunya si tanggal gajian.

Rasa-rasanya kebutuhan sehari-hari langsung meneror, bayar kosan, uang ongkos, dan yang paling boros adalah uang makan. Belum daftar belanjaan bulanan yang kelihatannya sepele tapi cukup bisa menguras isi atm.

Belum lagi keinginan-keinginan lain seperti travelling, nonton, dan juga yang paling penting aku harus pulang pergi ke Ciamis buat ngobatin kangen sm keluarga dirumah. Tapi pengen juga bisa nyimpen uang buat jaga-jaga hal yang tidak terduga.

Kalo sudah begini adek lelah bang, uang tabungan selalu saja terpakai untuk kebutuhan lain-lain. Kalo udah gini suka pengen nikah aja *ehh curcol
Jadi gimana dong caranya biar bisa bener-bener nyisihin uang gaji sekarang biar bisa punya pegangan dihari esok??

1. Membuka Tabungan tanpa kartu ATM

Fasilitas ATM memang memudahkan kita dalam transaksi pengambilan uang tunai dannbahkan transaksi pembayaran, tapi karena kemudahan inilah kita sering terlena, berfikir main ambil aja dana di atm. Dengan membuka tabungan tanpa atm akan meminimalisir kemungkinan transaksi pengambilan uang tunai, kecuali terpaksa.

2. Investasi
Investasi saat ini sedang marak-maraknya digalakkan, setidaknya itu yang aku rasakan dilingkungan kantor, reksadana dan saham sering jadi wacana yang disarankan untuk investasi. Selain reksadana kita juga bisa investasi emas atau properti. Kalo bapakku dikampung investasinya beli tanah sama sawah yang banyak, maklum bagi petani punya sawah luas adalah kebahagiaan tersendiri.

3. Asuransi

Kenapa asuransi harus masuk dalam wacana menyiapkan masa depan yang cerdas? Sekarang bayangkan kalau kita tiba-tiba sakit atau terkena musibah yang tidak terduga dan keadaan kita sedang tidak punya biaya untuk berobat, nah si asuransi ini bisa kita andalkan untuk mengacover biaya berobat kita didokter atau di rumah sakit.

Asuransi yang kita ikuti tentunya harus sesuai dengan kebutuhan kita, baik itu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, atau asuransi bangunan dan kendaraan.

Pada tanggal 16 Oktober 2016 aku berkesempatan mengikuti acara Edukasi Keuangan “Yuk Atur Uangmu” Disini kami berdiskusi tentang cara pengelolaan keuangan yang baik. Kenapa aku bilang berdiskusi karna selain Bu Mieke memberikan materi tentang pentingnya pengaturan keuangan kita juga diajak bermain Smart Money Games. Bentuknya hampir sama seperti monopoli, tapi nantinya ada kartu khusus yang kita dapat sesuai tempat kita berhenti dalam permainan .

Serunya kita bisa merasakan simulasi dapat gaji perbulan, bayar pajak, investasi properti, juga bayar cicilan tiap Bulan.
Smartmoney games mengajarkan mengurangi ratio hutang, meningkatkn ratio aset, dan meningkatkn hasil investasi.

Salah satu asuransi yang bisa kita coba adalah asuransi Sinar Mas MSIG life. Untuk produk individu ada asuransi dasar traditional, asuransi unit link, dan asuransi syariah.
Selengkapnya bisa ceki-ceki dulu di Asuransi Sinar Mas MSIG Life.

Nah sudah enggak bingungkan menentukan bagaimana merencanakan masa depan dengan cerdas.
Yuk mulai dari sekarang, dari diri sendiri dan semoga bisa menularkan kebaikan pada oranglain.

“Tulisan ini diikutsertakan pada blog competition Yuk atur UangMu”

Leave a Reply

Follow Me on Instagram