Women Talks

Kisah-Kisah Mahasiswi Indonesia di Australia Dalam Buku Neng Koala

“Pendidikan akan membawa kita kepada kesempatan untuk membuat perbedaan”

Aku suka sekali dengan kata-kata ini, membuat perbedaan yang dimaksud pastinya dalam artian yang positif ya. Kata-kata ini ditulis oleh Elsina M. Karuway, salah satu mahasiswi Indonesia yang berhasil menuntaskan pendidikan S2-nya di Australian National University. Elsina menuliskan cerita pengalamannya setelah menuntaskan pendidikan di Ausie dan kembali ke Indonesia. Selain Elsina masih banyak perempuan-perempuan hebat Indonesia yang berhasil mendapatkan beasiswa dan berhasil menyelesaikan pendidikannya di Australia dan kemudian menuangkan pengalamannya tersebut dalam sebuah cerita di blog dan kemudian berhasil dibukukan dengan judul “Neng Koala”.

Aku jadi teringat impianku saat kecil yaitu bisa pergi ke negara yang mempunyai 4 musim, dan saat itu aku suka sekali dengan kota paris. Tapi namanya juga anak kecil, aku tidak sampai memikirkan apa yang akan aku lakukan disana, apakah sekolah, kerja atau hanya sekedar rekreasi tidak ada dalam detail impianku. Hingga waktu perlahan bergulir tak terasa merubah sedikit demi sedikit pola pikirku, dari anak kecil yang penuh impian menjadi sosok dewasa dengan sedikit impian bahkan impian yang paling sederhana pun kini dibatasi dengan suatu hal yang bernama kenyataan. 
Bukan-bukannya aku tidak bersyukur dengan semua proses kehidupan yang aku jalani, aku sangat-sangat bersyukur dengan semua yang aku dapatkan, bahkan ada beberapa yang diluar harapanku. Tetapi apabila sedikit merunut pada masa silam rasanya besar sekali mimpiku untuk bisa menginjakan kaki di negeri orang, yang saat ini rasanya jauh sekali dari kenyataan.

Australia dan Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

Australia negeri wool.. Katanya katanya
Aborigin sukunya.. katanya katanya
Bumerang senjatanya.. wow.. wow
Kanguru binatangnya
Bagi anak-anak 90-an pastinya pernah mendengar Potongan lirik lagu “Katanya” yang dinyanyikan Trio Kwek Kwek ini, buat yang gak tahu, dulu lagu ini hits banget lhoh pada masanya.
Bagi sebagian orang mungkin bisa mengenyam pendidikan di luar negeri adalah suatu hal yang seolah tidak mungkin, rasanya alasan untuk berkata tidak pada sekolah di luar negeri begituu banyak, mulai dari alasan biaya, jarak yang jauh, bahasa yang sulit dimengerti, kultur yang berbeda dengan indonesia. Apalagi untuk perempuan, stereotip bahwa perempuan gak usah sekolah tinggi-tinggi masih melekat pada banyak pemikiran di indonesia ini.
Begitu pula bagi mahasiswi-mahasiswi ini tidak pernah terbayang bisa meneruskan studi nya di luar negeri dan itu tepatnya di Australia. Berbagai cerita dari beberapa mahasiswi dengan latar belakang dan status yang berbeda dipersatukan dalam neng Koala, dengan tujuan memberikan informasi, semangat serta mengingatkan kita bahwa semua kemungkinan bisa terjadi, termasuk untuk mendapatkan beasiswa ke Australia.
Cerita pertama dari Ellis Indrawati dengan judul There Is a Miracle In Hope Sukses membuat syaraf-syaraf dalam tubuhku mulai tergugah, seorang perempuan yang bekerja di suatu instansi pemerintahan yang berhasil lolos Tes Beasiswa di Australia setelah mencoba sampai kali ke-4, dan setelah lolos ellis pun masih mendapat kendala dari lingkungan sekitar yang mempunyai pola pikir apabila perempuan dengan gelar pendidikan yang tinggi akan sulit mendapatkan jodoh. Tapi dengan tekad bulat dan niat yang ikhlas, akhirnya ellis bisa menyelesaikan studi ya Australian National University sekaligus bertemu dengan pendamping hidupnya.
Neng Koala adalah platform berbagi untuk perempuan-perempuan Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tingginya. Berawal dari sebuah blog, para Neng berbagi pengalaman pribadinya ketika memutuskan untuk studi ke Australia, meyakinkan keluarga tentang pilihan mereka, strategi mendapatkan beasiswa dan mencapai prestasi akademis, bertahan hidup di perantauan, hingga kembali ke tanah air. Penulis-penulis Neng Koala adalah perempuan-perempuan Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di Australia dengan berbagai macam latar belakang, belum menikah, sudah berkeluarga, sedang menempuh S1, S2, dan S3, pertukaran pelajar, maupun short course.
Informasi Buku
Judul : “Neng Koala” Kisah-kisah Mahasiswi Indonesia di Australia
Penulis : Melati, dkk.
Editor : Shera Raynardia
isi : 254 Hal
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Harga : IDR 65,000

One Response

  1. Andi Nugraha 6 Mei 2018

Leave a Reply

Follow Me on Instagram