Women Talks

Memberi Tanpa Ragu Bersama Dompet Dhuafa

Rosululloh SAW bersabda : “Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan alam yang sangat kaya, tanah yang subur, hasil laut yang melimpah, tidak heran negara-negara lain zaman dulu sangat ingin menguasai bangsa indonesia, mungkin sekarang juga masih banyak negara-negara yang ingin menguasai indonesia dengan cara yang berbeda.

Akan tetapi tingkat kesejahteraan masyarakatnya berbanding terbalik dengan kekayaan alam yang dimiliki. Indonesia tercatat sebagai negara dengan tingkat kesenjangan paling tinggi urutan ke-4 di dunia, dalam hal pembangunan contohnya, memang pembangunan di Indonesia ini beum lah merata, begitu pula untuk tinggak kesejahteraan, masih sangat jauh dari kata merata. Padahal dengan sumber daya alam yang melimpah seharusnya masyarakat Indonesia bisa menjadi masyarakat yang makmur dan sejahtera dalam masalah sosial ekonomi. 
Masalah kesejahteraan masyarakat ini memang bukanlah issue baru, tapi sudah cukup lama terjadi di Indonesian, maka cara untuk mengatasinya adalah semua pihak harus bahu-membahu bekerjasama untuk mengatasi masalah tersebut.
Dompet Dhuafa sebagai salah satu lembaga nirlaba milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa. 
Teman-teman mungkin sering mendengar mengenai Dompet Dhuafa, tetapi apakah kalian tahu dari mana dana yang digunakan untuk membantu kaum dhuafa? Nah dana yang digunakan adalah berasal dari dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf) serta dari dana lainnya yang halal serta legal dari perorangan, kelompok, atau perusahaan.
Mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa Dompet Dhuafa selama 24 telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan ummat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi dan kebencanaan serta CSR.
Saat ini Dompet Dhuafa sudah memasuki tahun ke 25, dan di usianya yang ke-25 Dompet Dhuafa terus berusaha untuk memajukan bangsa dan kali ini Dompet Dhuafa mencoba berkolaborasi dengan cara membawa budaya masyarakat Indonesia.
Public Expose Dompet Dhuafa 2018
Selasa (30/01/2018) Dompet Dhuafa mengadakan acara Public Expose Dompet Dhuafa 2018 yang berlokasi di Gado-gado Boplo Menteng. Hadir para pembicara yang akan membantu kita mengetahui bagaimana pencapaian-pencapaian yang sudah diberikam oleh Dompet Dhuafa untuk masyarakat. 
Diantaranya hadir Bpk. Imam Rulyawan, sebagai Direktur utama Dompet Dhuafa Filantropi, Bpk. Iwan Ridwan sebagai Direktur Dompet Dhuafa Social Enterprise, Bpk Fadil sebagai Pendamping program Dompet Dhuafa Mojokerto Bpk Mukhlis yang telah mewakafkan design mesin dalam bidamg argo bisnis.
Bpk. Imam menyatakan bahwa Dana yang dikelola oleh Dompet Dhuafa adalah 3 AL yaitu : Halal, Legal, dan Masuk Akal. “Dompet Dhuafa selama 25 tahun ini, semakin menguatkan potensi lokal dengan menjalankan konsep social enterprise seperti program green horti dan kebun indonesia berdaya”
Hingga saat ini Dompet Dhuafa memiliki
  • 17 cabang dan perwakilan dalam negeri
  • 5 cabang berada di luar negeri
  • 9 kantor layanan
  • 138 program
  • 18 gerai sehat layanan kesehatan cuma-cuma
  • 5 rumah sakit
  • 4 sekolah 
  • 7 outlet dayamart
  • 1 de fresh
  • 11 unit bisnis

Sebagian besar merupakan hasil dari pendekatan Dompet Dhuafa terhadap Khasanah budaya lokal, karna budaya bukan hanya berupa kesenian tetapi bisa termasuk pertanian, perkebunan, pengobatan dan lain-lain.
Jumlah penerima manfaat Dompet Dhuafa dari tahun 1993 hingga 2017 sebanyak 16.80 juta jiwa dan layanan, sinergi antara Dompet Dhuafa Filantropi dan Dompet Dhuafa Social Enterprise terus melebarkan sayap dengan berbagai program untuk bahu membahu membangun program yang berkelanjutan. 
Tidak hanya memberikan nantuan di dalam negeri, Dompet Dhuafa juga memberikan bantuan ke luar negeri dengan data penerima manfaat sekutat 82.882 jiwa dan layanan. 
Dompet Dhuafa dalam programnya berusaha meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat dengan melakukan pemberdayaan pada masyarakat, Dompet Dhuafa Social Enterprise melakukan pengembangan dan penhlguatan usaha-usaha dengan berbasis social enterprise yang profesional menuju kemandirian usaha dan menciptakan nilai-nilai sosial dalam rangka meningkatkan pemerataan sosial, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan jesejahteraan masyarakat.
Dalam program pemberdayaan masyarakat, tentunya harus ada pihak yang mengawasi dan membimbing dari program tersebut maka dari itu di setiap daerah ada yang disebut pendamping bukan pendamping hidup tapi yaa. Mas Fadil sebagai salah satu pendamping memaparkan tugasnya yang diantaranya mencari kekayaan alam atau kekhasan dari suatu daerah agar nantinya bisa mengolahnya menjadi lapangan masyarakat. Kemudian berinovasi mengenai produk atau kegiatan yang dilakuka masyarakat. 
Contohnya seperti di Mojokerto ada 4 program yang dilaksanakan, yaitu :
1. Budidaya sayur organik
2. Lahan terbuka
3. Pengembangan Agro Wisata
Saat ini sudah dibuka agro wisata kebun stroberi, taman kelinci, kebun buah bit
4. Ternak
Untuk ternak sendiri di berikan modal awal untuk masyarakat beternak kambing.
Dalam programnya Masyarakat tergabung dalam sebuah paguyuban yang anggotanya terdiri dari 30 petani. Dengan bantuan tersebut saat ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.

Pembicara lainnya yang hadir adalah Bpk. Mukhlis beliau bercerita tentang usaha Agro Industri yang masih kurang berkembang di indonesia. Beliau saat ini sesang merintis usaha pengolahan buah segar seperti nanas dan stroberi menjadi selai asli dan bubuk buah konsentrat. Selama ini Indonesia mengimport produk tersebut dari china, padahal Indonesia sendiri sangat kayak akan hasil alam. Diharapkan dengan kita mengolah sendiri bahan-bahan tersebut selain bisa memberdayakan warga juga bisa menambah devisa pemerintah.

Hal ini selaras dengan program Dompet Dhuafa Social Enterprise yang juga saat ini mempunyai program Indonesia berdaya yang telah mengolah lahan seluas 8.5 hectarre yang ditanami dengan aneka buah seperti buah naga, nanas, pepaya, kambu kristal, dan alpukat yang ditanam secara tumpang sari di daerah Subang Jawa Barat.

Hingga tahun 2017 Dompet Dhuafa telah memiliki relawan sebanyak 8.481 yang tersebar diseluruh indonesia. Para relawan ini sangat membantu untuk menjalankan program Lima Pilar Dompet Dhuafa yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Sosial, dan dakwah menjadi pondasi dalam mengembangkan kesejahteraan masyarakat indonesia.

Dari semua penuturan para pembicara bisa diambil kesimpulan bahwa Dana yang dikelola oleh dompet dhuafa benar-benar disalurkan untuk yang bermanfaat, tepat sasaran dan tepat guna.

Terkadang kita ragu apabila akan menyerahkan dana zakat atau sedekah pada suatu lembaga karna khawatir disalahgunakan, atau belum jelas kelegalannya.

Dompet Dhuafa sudah terdaftar  di notaris :

Akta Pendirian Nomor 41 tanggal 14 September 1994 dibuat dihadapan H. Abu Jusuf, S.H., Notaris di Jakarta dengan Akta Perubahan Terakhir No. 2 tanggal 19 Juli 2004 yang dibuat oleh Herdardjo, Notaris di Tangerang.
Persetujuan Operasi dari Departemen Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman RI Nomor. 162/A.YAY.HKM/1996/ PN.JAK.SEL dan diperbaharui oleh Dirjen Administrasi Hukum No. C-HT.01.09-88, tertanggal  21 September 2004.
Surat Keputusan Menteri Agama No. 439 Tahun 2001 tentang dikukuhkannya Yayasan Dompet Dhuafa Republika sebagai Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah (LAZ) tingkat Nasional.

Jadi jangan khawatir lagi ya apabila akan memberikan dana zakat, wakaf, sedekah dan infaq bisa langsung donasikan dana kita ke dompet Dhuafa.

19 Comments

  1. Nita Lana Faera 4 Februari 2018
  2. Amallia Sarah 5 Februari 2018
  3. Nurul Sufitri 5 Februari 2018
  4. PutriKPM 6 Februari 2018
  5. Nurul Rahma 6 Februari 2018
  6. Gita Siwi 6 Februari 2018
  7. D. Pusupa 6 Februari 2018
  8. Sadewi 6 Februari 2018
  9. Agung Han 6 Februari 2018
  10. Hariadi kemdikbud 7 Februari 2018
  11. Marga Apsari 7 Februari 2018
  12. Ivonie Zahra 8 Februari 2018
  13. Andri Mastiyanto 9 Februari 2018
  14. Wian 10 Februari 2018
  15. Atisatya Arifin 11 Februari 2018
  16. Liswanti 11 Februari 2018
  17. rizki 11 Februari 2018
  18. idfipancani 12 Februari 2018
  19. FaniaSurya 13 Februari 2018

Leave a Reply

Follow Me on Instagram