Pengalaman Jalan-jalan yang berkesan

“Yang fana adalah waktu”

Yang fana adalah waktu
Kita abadi
Memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
Sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?” tanyamu.
Kita abadi.

dikutip dari puisi Supardi Joko Damono


Setiap orang pasti mempunyai kenangan dalam kehidupannya baik itu kenangan yang baik ataupun kenangan yang kurang baik. Setiap tempat yang pernah kita datangi pun pasti menyisakan ingatan yang berbeda-beda untuk setiap orang. Aku termasuk yang jarang bepergian keluar kota apalagi luar negeri ,sama sekali belum pernah. 
Dulu aku bercita-cita bisa keliling dunia, terutama ingin sekali mengunjungi Perancis dan Jepang. Sebelum aku berkenalan dengan drama korea ataupun k-pop, bahkan sampai saat ini film doraemon masih menjadi tontonan favoritku. 

Dari beberapa tempat yang pernah aku kunjungi ada satu tempat yang meskipun aku sudah kesana dua kali tetap kaki ingin kembali menginjakan kaki disana. Kali pertama aku kesana berdua dengan teman SMA, saat itu kami sama-sama sudah kerja.

Baca Juga Tulisan Te Dian:
Perjalananku Paling Berkesan

Naik pesawat untuk pertama kali

Tahun 2015 adalah kali pertama aku berkesempatan naik pesawat, waktu itu aku dapat hadiah jalan-jalan dari tempat kerja. Jujur saat mendengar kami akan ke Manado aku senang tapi khawatir, karna Manado itu kak di Sulawesi pastimya harua naik pesawat dan aku takut ketinggian. Terbayang harus melayang-layang dilangit biru diantara awan-awan berarak, rasanya membayangkannya saja sudah keringat dingin. 
Sebenarnya takut pada ketinggianku semacam trauma buatan, tsah bahasanya trauma buatan, bukan bawaan dari lahir. Jadi  saat aku masih kuliah aku dan teman-teman mengunjungi dunia fantasi,saat itu sedang ngehits-ngehitsnya si wahana Histeria, karna pengalaman ke dufan sebelumnya naik wahana halilintar, kora-kora, kicir-kicir dan tornado alhamdulillah aman. Tapi sayangnya si histeria ini bikin jantung bener-bener mau copot, nah sejak saat itulah aku mulai parno sama ketinggian. 
Aku beberapa kali bertanya sama temen yang udah pernah naik pesawat, gimana rasanya, tips biar tenang gimana saat penerbangan, hal-hal yang boleh dan gak boleh dilakuin dipesawat. Pokoknya katrok banget deh, tapi dari pada aku sok tau mening nanya-nanya kan ya, malu bertanya sesat dijalan, tapi kebanyakan nanya malu-maluin.. Wkk
Akhirnya tiba dihari H berangkat ke Manado, jam 3 pagi kami sudah berkumpul dikantor untuk menuju bandara. Aku minta doa orangtua dan juga tidak lupa terus berdoa agar diberi keselamatan oleh Alloh SWT, prosedur yang sudah diinfokan aku jalankan semuanya tanpa terkecuali dan alhamdulillah perjalanan pertamaku menggunakan pesawat berjalan lancar, hanya rada deg-degan pas lepas landas suara mesin pesawatnya bikin aku senewen. Aku seneng banget bisa nyobain naik pesawat, gratis pula, semoga bisa jalan-jalan lagi tanpa biaya sendiri, aamiin.

Baca Juga tulisan Rhos :
Hadiah dari Mimpi-Mimpi Saya

Naik Kereta Api

Jujur aku suka menggunakan moda transportasi kereta api, mau itu ekonomi ataupun bisnis eksekutif, rasanya kereta api kendaraan termyamam untuk perjalanan jarak nanggung.. Hhee
Selain murah, fasilitasnya juga nyaman, ya meskipun kalo yang ekonomi rada pegel-pegel gimana gitu.

Baca Juga Tulisan Pipit : 
Dari yang 5 Menit Sampai Mabok

Tour guide Jogja

Di perjalanan kami bertemu dengan seorang penumpang laki-laki dikereta yang naik dari Bandung dan turun di stasiun lempuyangan, sama dengan kami sebut saja namanya si B, dia pun menawarkan untuk menjadi tour guide kami selama di jogja, setelah berbincang-bincang kamipun mengiyakan tawarannya. 
Sebenarnya ini pengalaman nyebelin, soalnya lama-lama si B ini ngeselin, saat beli oleh-oleh bukannya kami ditunjukin mana harga yang murah, eh malah puas ngetawain kami saat harga oleh-oleh yang kami beli kemahalan menurut dia. Udah deh cukup sehari aja si B ini jadi tour guide kami, besoknya kami memutuskan naik transjogja aja saat pergi ke candi prambanan dan candi Ratu boko. 

Di perjalananku yang kedua aku menghubungi teman SMA yang kebetulan kerja di jogja, alhamdulillah dia bersedia jadi tour guide kami menangkap driver lengkap dengan ngurus sewa mobil dan lain-lain. Seneng banget bisa ketemu sama temen lama, yang udah lama banget gak ketemu. 

Baca Juga Tulisan Zahrah:
Resiko Melakukan Perjalanan Jauh

Sebenarnya perjalananku semuanya berkesan sih, aku juga gak pernah ngalamin sesuatu yang ekstrim yang gak bisa dilupakan. Mungkin sekian cerita pengalaman jalan-jalan yang cukup berkesan dariku, jadi kapan kita ngtrip bareng?? 

Leave a Reply

Follow Me on Instagram