Unilever Sustainability Day Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik

Hal-hal kecil dan yang kita anggap sepele ternyata bisa berdampak besar bagi kehidupan kita. Contohnya saja, cuci tangan sebelum makan, sikat gigi sebelum tidur, mungkin sering kita abaikan.

Aku sendiri mau pengakuan dosa kebiasaan baik cuci tangan sebelum makan, kadang aku skip karna merasa tangannya masih bersih dan berpikiran buang-buang waktu. Padahal aku gak tau benda apa saja yang sudah bersentuhan dengan tanganku, dan apakah benda itu bersih atau enggak, ya ampun entahlah kuman jenis apa yang sudah menempel ditanganku ini.

Kebiasaan lain yang saat ini sedang menjadi sorotan yaitu mengenai membuang sampah pada pada tempatnya. Kita mungkin sudah mengetahui issue mengenai Indonesia yng darurat sampah, setiap harinya berpuluh-puluh ton sampah dihasilkan oleh masyarakat indonesia dan diangkut ke Tempat pembuangan sampah.

Selain sampah-sampah yang diangkut ke TPS ada juga sampah-sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, contohnya di Sungai sehingga menyebabkan aliram sungai terhambat dan akhirnya saat musim hujan menyebabkan banjir. Dan sampai saat ini permasalahan mengenai sampah ini belum menemui titik temu, karna bukan hanya satu pihak yang perlu berkontribusi tetapi semua lapisan masyarakat dari mulai warga, pemerintah, dan juga pihak perusahaan yang semuanya bertanggungjawab pada permasalahan sampah ini.

Aku mau pengakuan dosa lagi nih, untuk kebiasaan baik yang satu ini aku juga kadang abai. Tapi aku gak pernah kok buang sampah di sungai, hanya saja aku belum bisa membedakan mana sampah B3, dan organik, jadi kadang aku main masukin sampahnya di tong yang paling deket.
Berbicara mengenai kebiasaan baik, PT Unilever sejak tahun 2010 telah meluncurkan program Unilever Sustainable Living Plan yaitu strategi untuk terus mengembangkan bisnis seraya mengurangi setengah dampak lingkungan yang ditimbulkan dan meningkatkan dampak sosial bagi masyarakat. 
Program ini mempunyai tujuan:
  • Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan 1Milyar orang pada 2020
  • Mengurangi setengah dari dampak lingkungan yang dihasilkan dari oprerasi bisnis 2030
  • Meningkatkan penghidupan jutaan orang pada 2020
Apa saja sih yang sudah dilakukan unilever dengan program sustainabilitynya?
1. Pilar Kesehatan dan Kesejahteraan (Health and Wellbeing)
Hingga tahun 2016 unilever telah mempromosikan kebiasaan tentang kesehatan dan kebersihan yang lebih baik keoada 88 juta orang Indonesia melalui program berbasis masyarakat.
Dalam sisi nutrisi tim R&D (ahli gizi) unilever berusaha keras untuk mengurangi kadar garam, gula, dan lemak diseluruh produknya.
2. Pilar Lingkungan (Environment)
  • Mengembangkan 1.630 bank sampah di 17 kota yang tersebar di 12 propinsi. Bank sampah telah mengumpulkan 4.363 ton limbah anorgani.
  • 0 (zero) sampah ke TPA dari seluruh pabrik dan kantor pusat.
  • Mengembangkan satu produk mutakhir pengolahan sampah plastik fleksibel yang dinamakan CreaSolvProses.
3. Pilar peningkatan Penghidupan (Enchance Livelihood)
  • Menciptakan inklusif bisnis bagi petani kecil dan pengecer skala kecil
  • Hingga 2016 unilever telah meningkatkan mata pencaharian 35.500 petani kedelai hitam dan petani gula kelapa yang memasok bahan baku kecap Bango
  • Tahun 2017 unilever mulai memberdayakan pemetik teh dibalik daun sariwangi
  • Membantu lebih dari 500ribu peritel kecil untuk meningkatkan pendapatan mereka melalui platform distribusi berbasis IT-LeverEdge
  • Mengaktifkan 3.320 perempuan Indonesia untuk mengakses program pemberdayaan perempuan saraswati.

Pada tanggal 11 Desember 2017 Unilever Indonesia mengadakan acara Sustainability Day dengan tema “Better Business, Better World”. Acara ini juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun Yayasan Unilever Indonesia (YUI) yang ke-17 dan bertujuan untuk memasyarakatkan Sustainability atau gaya hidup berkelanjutan.

Sejak berdirinya pada 27 November 2000 YUI telah berperan besar dalam menyusun dan mengimplementasikan program-program sustainability berdasarkan Unilever Sustainable Living Plan. Untuk merancang programnya YUI berdialog dengan sejumlah pihak untuk memastikan programnya berkelanjutan, dan juga memilih mitra yang tepat yang berasal dari berbagai latar seperti dari institusi pemerintahan,LSM, akademisi maupun kelompok nasyarakat.

Adapun Mitra Yayasan Unilever Indonesia diantaranya :

  • Perhimpuna Spektra
  • Perkumpulan Persada Sleman
  • Yayasan Peduli Negeri
  • LSM Bina Masyarakat Peduli
  • Yayasan Institute for Civil Society Development (ICSD)
  • Lembaga Swadaya Masyarakat Heartindo
  • Yayasan Emmanuel
  • Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat (LPTT)
  • Perkumpulan Wehasta
  • Yayasan Bali Wastu Lestari
  • LSM ECCO Wahana Lingkungan Balikpapan Beriman (WALIBAR)
  • Yayasan Lohjinawi Surabaya
  • Perkumpulan Arta Jaya
  • Yayasan Rumah Pelangi
  • Pusat Pengkajian Perbenihan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada
  • Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK)
Misi YUI adalah untuk menggali dan memberdayakan potensi masyarakat, memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Aku beruntung sekali bisa mengikuti acara ini, karena banyak sekali pembicara-pembicara kece yang ahli dibidangnya. Acara ini mengajak semua pihak memahami isu sustainability dan menjadikan sustainable living sebagai gaya hidup yang bisa dilakukan semua pihak. Sebagai bukti bahwa sustainable living bukan hanya isapan jempol semata, acara yang berkonsep inspirasional talk and exhibitions, dihadiri oleh para pakar, aktivis, serta profil-profil inspiratif yang kerap bersinggungan dengan berbagai isu yang dihadapi dunia ini.

    Dalam acara Sustainability Day hadir beberapa pembicara, yaitu :
    1. Mr. Hemant Bakshi Sebagai Presiden Direktur Unilever Indonesia.

    2. Ibu Marie Elka Pangestu, beliau pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan (2004-2011) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (2011-2014). Saat ini beliau aktif dalam beberapa lembaga diantaranya adalah sebagai Profesor Ekonomi Internasional di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan menjadi salahsatu bagian dari Dewan Direksi Center Of Strategic Of International Studies.

    Beliau menyampaikan bahwa kunci dari kunci dari perubahan adalah Poeple. Planet. dan Peace. Kita harus membudayakan kebiasaan yang baik, agar planet kita ini  bisa layak huni oleh anak cucu kita, masa depan bumi kita ini ditentukan oleh perbuatan kita saat ini. Salah satu bentuk dari sustainability yang beliau terapkan adalah selalu menggunakan tumbler untuk bekal air sehari-hari, dengan begitu bisa diisi ulang.

    3. dr. Apsari Diana Kusumastuti, MARS
    Saat ini beliau aktif di Heartindo yang merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bertujuan untuk membuat indonesia yang lebih baik.

    4.  Aidan Cronin sebagai Unicef Chief Water, Sanitation and Hygiene (WASH) di Indonesia.

    5. Mirza Roesli, saat ini beliau menjabat sebagai Head of Oral Care Unilever Indonesia

    6. Tissa Aunilla, Tissa adalah perintis bisnis Pipiltin Cocoa yaitu pabrik coklat yang memproduksi sendiri mulai dari biji coklat hingga menjadi coklat batangan. Pipiltin Cocoa menggunakan biji cokelat dari 4 lokasi di Indonesia yaitu Bali, Aceh, Jawa timur dan Flores.

    7. Helga angelina,  Helga bersama 2 orang temannya yaitu Max Mandias dan Banyubening membuka Burgreens pada november 2013. Burgreens memiliki tujuan tidak hanya untuk menyediakan makanan yang sehat tetapi juga memberdayakan petani lokal didalam supply chain yang bertanggung jawab dan mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.

    Hal ini berdasarkan pengalaman helga yang pernah sakit saat usia 15 tahun,  dia menemukan banyak manfaat yang didapat dengan pola makan yang sehat dan menjadi vegetarian.

    8. Hernie Raharja
    Saat ini beliau menjadi Direktur Foods Unilever Indonesia

    9. Amparo Cheung Aswin
    Wanita yang akrab disapa ampy saat ini menjabat Direktur Supply Chain Unilever Indonesia.

    10. Mohamad Bijaksana Junerosano
    Mas Jun ini merupakan pendiri dari Greeneration Indonesia yang memproduksi tas ramah lingkungan dan Waste4Change yang bergerak dalam pengolahan sampah. Beliau mengatakan bahwa indonesia saat ini dalam keadaan darurat sampah, kita sebagai warga masyarakat harus segera mengambil tindakan nyata untuk nengatasi masalah ini.

    11. Pikki Azis
    Saat ini Pikki merupakan Chief Representative IKEA Supply AG Indonesia Office. Beberapa aksi yang telah dilakukan pihak IKEA adalah mengubah produk pencahayaanya dengan LED yang efisien energy sehingga melakukan sourching terhadap semua kapas yang digunakan dalam produknya. IKEA juga menuni 100 % energy terbaru dan menggunakan sumber yang berkelanjutan untuk kayu yang digunakan.
    12. SkinnyIndonesia24
    Bagi penyuka Video Youtube mungkin sudah tidak asing dengan SkinnyIndonesia24, Channel youtube yang diisi oleh kaka beradik Andovi dan Jovial da lopez ini sudah mempunyai subscriber lebih dari 1 juta. Nah mereka pun ikut mengkampanyekan sustainability Go Green melalui video-videonya serta memberikan beasiswa yang bekerjasama melalui Ruangguru.

    Dari semua pembicara yang hadir, aku bisa mengambil pelajaran bahwa yang bisa kita lakukan untuk membuat bumi ini tetap nyaman untuk dihuni tidak hanya hari ini akan tetapi sampai beberapa juta tahun kedepan adalah dengan melakukan langkah nyata dengan melakukan kebiasaan yang baik.

    Membuang sampah pada tempatnya, menghemat air, menggunakan produk yang ramah lingkungan, tidak menebang pohon sembarangan serta melakukan pola hidup sehat.

    Ditangan kitalah masa depan bumi ini berada, karna bumi ini bukanlah warisan dari nenek moyang kita melainkan harta yang kita pinjam dari anak cucu kita.

    Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

    12 Comments

    1. indah nuria Savitri 25 Desember 2017
    2. Farhati Mardhiyah 26 Desember 2017
    3. Nita Lana Faera 27 Desember 2017
    4. Andi Nugraha 28 Desember 2017
    5. Ucig 28 Desember 2017
    6. Siti Mudrikah 28 Desember 2017
    7. Siti Mudrikah 28 Desember 2017
    8. Siti Mudrikah 28 Desember 2017
    9. Siti Mudrikah 28 Desember 2017
    10. Siti Mudrikah 28 Desember 2017
    11. Dewi Nuryanti 29 Desember 2017
    12. Lia Harahap 29 Desember 2017

    Leave a Reply

    Follow Me on Instagram